KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA DITINJAU DARI GAYA BELAJAR PADA MATERI ALJABAR

  • Asmaul Husnah
Keywords: kemampuan berpikir kreatif, gaya belajar, materi aljabar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kemampuan berpikir kreatif siswa ditinjau dari gaya belajar. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian deskriptif. Metode yang akan digunakan yaitu penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IX SMP Negeri 29 Makassar sebanyak 19 siswa, yang terdiri dari siswa dengan gaya belajar visual sebanyak 8 siswa, kinestetik sebanyak 5 siswa, audio sebanyak 5 siswa dan 1 siswa  pada gaya belajar audio visual. dengan presentase visual sebanyak 42.1%, kinestetik 26,3%, audio 26,3% dan audio visual 5.3%. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket gaya belajar, tes tulis dalam bentuk soal uraian serta wawancara yang dilakukan untuk memverifikasi dan mengkaji lebih dalam mengenai hasil tes kemampuan berpikir kreatif pada subjek penelitian yang sesuai dengan indikator kefasihan dan fleksibility. Soal yang diujikan berbentuk soal essay yang terdiri dari dua nomor masing- masing meliputi indikator kemampuan berpikir kreatif yaitu kefasihan dan fleksibility. Analisis data dilakukan dengan menganalisis hasil angket, hasil tes dan wawancara, kemudian dilanjutkan dengan menarik kesimpulan. Hasil Penelitian adalah sebagai berikut: Pertama, Siswa dengan gaya belajar visual ,berada pada kemampuan berpikir kreatif tingkat tiga karena mampu memenuhi indikator kefasihan dan fleksibility. Hal itu terlihat pada hasil tes dan wawancara dimana pada hasil tes subjek  mampu memberikan jawaban yang benar dengan fasih dan dengan melebihi satu cara. Kedua, siswa dengan gaya belajar kinestetik, berada pada kemapuan berpikir kreatif tingkat tiga karena mampu memenuhi indikator kefasihan dan fleksibilty namun kurang teliti. Hal itu telihat pada hasil tes. namun ketika diwawancarai mampu menjelaskan dengan benar. Ketiga, Siswa dengan gaya belajar Audio, berada pada kemampuan berpikir kreatif tingkat satu karena hanya mampu memenuhi indikator kefasihan. Hal itu terlihat dari hasil lembar tes dan hasil wawancara yang mampu menjelaskan kembali dengan baik dan benar pada soal nomor 1 namun tidak dengan soal nomor 2.

References

Agustina, Winda dan Fahriza Noor. 2016. Hubungan Hasil Belajar dan Tingkat Berpikir Kreatif Siswa dalam pembelajaran Matematika. Jurnal Penndidikan Matematika. 2 (3) : 198
Anggraini, dkk. 2022. Pengaruh Model Pembelajaran Self Regulated Learning Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Kelas V di SDN Tenggilis Mejoyo 1 Surabaya. Jurnal Kajian Pendidikan dan Pengajaran. 8 (1) : 123
Apipah, Salisatul. 2021. Analisis Kemampuan Koneksi Matematis Berdasarkan Gaya Belajar Siswa Pada Model Pembelajaran Visual Auditori Kinestetik dengan Self Asessment. Tahta media Group: Kartasura
Bire, Arylien Ludji, dkk. 2014. Pengaruh Gaya Belajar Visual, Auditorial dan Kinestetik terhadap Prestasi Belajar Siswa. 44 (2). 173
Hamzah, dkk. 2021. Analisis kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Ditinjau Dari Gaya Belajar Siswa Di Masa PandemiCOVID- 1. Jurnal Pendidikan Matematika. 5 (3) : 2247
Hormadia, Ijce dan Aan Putra. 2021. Systematik Literature Review: kemampuan Berpikir Kreatif Pada Pembelajaran Matematika. Jurnal Didactial Mathematics. 3 (1) : 14
Jehadus, dkk. 2019. Hubungan Kreativitas Belajar dan Gaya Belajar Terhadap Prestasi Belajar Matematika Siswa SMA. Journal Of Songke Math. 2 (12)
Nurdiana, dkk. 2021. Kemampuan Menyelesaikan Soal Cerita Matematika Ditinjau dari Gaya Belajar Siswa Kelas VII. Griya Journal Of Mathematics Education and Aplication. 1 (2) : 203
Padliah, Mia dan Heni Pujiastuti. 2020. Pengaruh Kreativitas dan Gaya Belajar Pada Mata Pelajaran Matematika Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa. Jurnal Pendidikan Matematika. 8 (2 ): 147- 148
Pratidiana, Devi. 2021. Optimalisasi Penggunaan Tekhnologi Pembelajaran Mahasiswa Pendidikan Matematika UNMA Banten. Jurnal Pendidikan Matematika. 4 (2) : 14
Rahayuningsih, Puspita dan Abduk Qahar. 2014. Analisis Kesalahan Menyelesaikan Soal Cerita Sistem Persamaan Linera Dua Variabel (SPLDV) dan Scaffoldingnya Berdasarkan Analisis Kesalahan Newman Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Malang. Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains. 2 (2) : 109
Sari, Ariesta Kartika. 2014. Analisi Kerakteristik gaya belajar VAK (Visual, Audiotorial, Kinestetik) Mahasiswa Pendidikan Informatika Angkatan 2014. Jurnal Ilmiah Edutic. 1 (1) : 10.
Setiana, Dafid Slamet dan Riawan Yudi Purwoko. 2020. Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Ditinaju Dari Gaya Belajar Matematika Siswa. Jurnal Riset Pendidikan Matematika. 7(2) : 165
Sufianti, Alif Via. 2022. Hubungan Gaya Belajar Dengan Multiple Intellegence Terhadap Prestasi Peserta Didik. Jurnal Pendidikan Matematika. 2 (1) : 139.
Wahyuni, Yusri. 2017. Identifikasi Gaya Belajar Visual, Auditorial, Kinestetik) Mahasiswa Pendidikan Matematika Universitas Bung Hatta. Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika. 10 (2) : 132
Widyastuti, dkk. 2021. Kemampuan Berpikir Kreatif Matematika Siswa Pada Model Pembelajaran Problem Posing Dengan Pendekatan Open Ended Berbasis Soal Cerita. Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika. 3 (3) : 238
Wijaya, L, dkk. 2016. Analisis Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa SMP Kelas VII Ditinjau Dari Tipe Kepribadian. Unnes Journal Of Mathematics Education. 5 (2) : 85
Yasiro, dkk. 2021. Analisis Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Pada Materi Pemanasan Global Brdasarkan Prestasi Siswa. Journal Of Banua Science education Pasca sarjana Universitas Lampung. 1 (2) : 69
Published
2022-09-30