Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemberian ASI Eksklusif Di Wilayah Kerja Puskesmas Panambungan Kota Makassar

  • Sumardi Sudarman Universitas Pancasakti Makassar
  • Kartini Kartini Universitas Pancasakti Makassar
  • Irayanti Momintan Universitas Pancasakti Makassar
Keywords: Pengetahuan, pola asuh, penyakit infeksi, ASI eksklusif

Abstract

Memberikan ASI pada bayi merupakan proses alami sebagai kewajiban seorang ibu yang mengasuh anaknya. Dari sudut bayi adalah hak bayi untuk mendapatkan ASI karena ASI makanan utama umur 0-4 bulan pertama kehidupannya. Proses alami untuk memberikan ASI sudah mulai saat terjadi kehamilan, karena bersamaan dengan hamil, payudara telah disiapkan setelah bayi lahir untuk segera memberikan ASI. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode observasional dengan rancangan Cross Sectional Study melalui pengamatan langsung dan wawancara dengan menggunakan kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah semua bayi yang berkunjung di poli KIA Puskesmas Panambungan Kota Makassar tahun 2018 sebanyak 257 orang. Sampel pada penelitian adalah bayi yang berada di poli KIA Puskesmas Panambungan Kota Makassar tahun 2018 sebanyak 72 orang Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan dengan pemberian ASI Eksklusif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara pola asuh bayi dengan pemberian ASI Eksklusif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara penyakit infeksi dengan pemberian ASI Eksklusif. Disarankan kepada ibu yang belum dapat memberikan ASI Eksklusif kepada bayinya agar ke depanya jika ingin memiliki anak lagi, untuk lebih mempersiapkan diri sejak awal kehamilan dengan banyak melakukan perawatan payudara dan mengkonsumi makanan yang bisa menambah produksi ASI sehingga setelah melahirkan ibu dapat memberikan ASI Ekslusif.

References

Almatsir, S. 2014. Prinsip Dasar Ilmuy Gizi. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Amaliyah, 2012. Manfaat Air Susu Ibu, Majalah Kesehatan Indonesia no.134
Aritonang, I. 2013. Pemantauan Pertumbuhan Balita Petunjuk Praktis Menilai Status Gizi dan Kesehatan. Yogyakarta: Kanisius.
Arif , N. 2013. Tumbuh Kembang Anak Dan Remaja. Jakarta: EGC.
Arikunto, S. 2014. Dasar Evaluasi Pendidikan, Jakarta, Bumi Aksara.
Anurogo, 2014. Memberikan ASI eksklusif pada bayi. http// www. ASIekslusif. diakses tanggal 12 Maret 2018. Makassar
Anita, 2013. Gizi Bayi dan Balita. http//www.wikipedia0723. hotmail.com,
Diakses tanggal 24 februari 2018, Makassar.
Arsita, 2013. Kesehatan Ibu dan Anak Berbasis Millenium Development Goals. Jakarta: EGC
Dinkes. RI. 2016. Profil Kesehatan Kemenkes RI.Dinkes. Prov. 2016. Profil Kesehatan Kemenkes RI.Dinkes Kota. 2017. Profil Kesehatan Kemenkes RI
Hidayat, A. 2014. Pengantar Ilmu Keperawatan Anak. Salemba Medika: Jakarta. Kristiyansari, 2013.
Kesehatan seorang bayi karena ASI eksklusif. http//www. Diakses tanggal 18 Maret 2018. Makassar
Lubis, 2013. ASI eksklusif. http.wwwdiakses tanggal 12 Oktober 2016. Makassar
Melly Anida. 2015. Hubungan Pengetahuan Ibu, Sikap dan Perilaku terhadap Status Gizi Balita pada Komunitas Nelayan di Kota Karang Raya Teluk Betung Timur Bandar Lampung (Jurnal pdf).
Moehji, 2013. Pertumbuhan gizi anak. http. www. Balita.glospot.com. html (diakses tanggal 25 Februari 2018, Makassar
17
Nursalam. 2013. Ilmu Perilaku Masyarakat. Jakarta : EGC
Notoatmodjo, S. 2014. Metedologi Penelitian Kesehatan. Edisi Ketiga. Jakarta:
Rineka Cipta. Notoatmodjo, S. 2014. Ilmu Kesehatan Masyarakat. Jakarta :
Rineka Cipta Purbaningsih, 2013. Upaya peningkatan gizi kepada bayi. http//www. Diakses tanggal 12 Maret 2018. Makassar
Putu, 2015. Psikologi Ibu Dan Anak. Jakarta: Fitramaya Rekam Medik Puskesmas Panambungan Makassar Sukardi, 2013. ASIeksklusifpadabayi.http//www.asiekslusif, diakses tanggal 12 Maret 2018. Makassar
Suparti, 2013. Pedoman pelaksanaan pemberian ASI. http//www. wikipedia. com, diakses tanggal 12 Maret 2018. Makassar
Sofyan, 2013,Tumbuh Kembang Anak ,PeneIiti Buku Kedokteran EGG, Jakarta
Surviana, S. 2013. Gizi Balita.www. gizibalita.com, html. (Diakses tanggal 16 Februari 2018, Makassar.
Sediaoetama, AD, 2015. Penilaian Status Gizi Anak. Jakarta :
EGC Suherni. 2014. Perawatan Masa Nifas. Jakarta :
EGC Sri Sudarsih. 2014. Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Ibu Tentang Status Gizi Balita Di Desa Jabon Kecamatan Mojoanyar Kabupaten Mojokerto (Jurnal pdf).
Suciati Ningsih (dkk). 2015. Hubungan Perilaku Ibu Dengan Status Gizi
18
Kurang Anak Usia Toddler (Jurnal pdf).
WHO. 2017. Prevalensi Status Gizi Bayi. http:// www. Prevalensi status gizi bayi.com diakses tanggal 18 Februari 2018. Makassar
Yuli Laraeni (dkk). 2015. Hubungan Tingkat Pengetahuan,Sikap, Dan Perilaku Ibu Terhadap Konsumsi Zat Gizi (Energi, Protein) Pada Balita Gizi Kurang di Desa Labuhan Lombok (Jurnal pdf)
Published
2020-02-20