Hubungan Tugas Perawatan Kesehatan Keluarga Dengan Kejadian Pneumonia Pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Tinggede Kabupaten Sigi

  • Muhammad Jusman Rau Universitas Tadulako
  • Putri Yulianingsih Universitas Tadulako
Keywords: Tugas Perawatan kesehatan keluarga, pneumonia

Abstract

Pneumonia merupakan infeksi peradangan pada saluran pernapasan yang menyerang jaringan paru yang ditandai dengan batuk yang disertai napas cepat atau sesak napas. Menurut laporan WHO, sekitar 800.000 hingga 1 juta anak meninggal dunia setiap tahun akibat pneumonia. Tingkat penyebaran pneumonia balita di Indonesia dengan usia 1-4 tahun yaitu berkisar 154 kasus tahun 2019. Di Kabupaten Sigi terdapat Puskesmas Tinggede yang memiliki kasus pneumonia sebanyak 53 kasus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan Mengenali Masalah, Mengambil Keputusan, Merawat Anggota Keluarga, Memelihara Lingkungan Rumah Dengan Kejadian Pneumonia Pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Tinggede Kabupaten Sigi. Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional study. Perhitungan sampel mengunakan rumus Slovin dengan jumlah sampel 93 Responden. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara mengenali masalah (p=0,003), mengambil keputusan (p=0,005), merawat anggota keluarga yang sakit (p=0,001), memelihara lingkungan rumah (p=0,001) dengan kejadian pneumonia pada balita. Dalam tugas perawatan kesehatan keluarga, keluarga perlu memahami informasi mulai dari penyebap dan gejala pneumonia. Mampu mengambil keputusan alternative pengobatan seperti ke rumah sakit, puskesmas, atau kedukun. Merawat anggota keluarga seperti memberikan kompres saat anak demam dan memberikan obat dengan resep dokter, memelihara lingkungan rumah dengan memperhatikan syarat rumah sehat.

References

Anggina, Y., Lestari, Y., & Zairil, Z. (2019). Analisis Faktor yang Mempengaruhi Penanggulangan HIV/AIDS di Wilayah Kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Padang Pariaman Tahun 2018. Jurnal Kesehatan Andalas, 8(2), 385. https://doi.org/10.25077/jka.v8.i2.p385-393.2019Aguti, B., Kalema, G.,

Lutwama, D. M., Mawejje, M. L., Mupeyi, E., Okanya, D., Nekaka, R., & Gavamukulya, Y. (2018). Knowledge and Perception of Caregivers about Risk Factors and Manifestations of Pneumonia among Under Five Children in Butaleja District, Eastern Uganda. Microbiology Research Journal International, 25(3), 1–11. https://doi.org/10.9734/mrji/2018/44179

Budhathoki, S. S., Tinkari, B. S., Bhandari, A., Dhimal, M., Zhou, H., Ghimire, A., Basnet, O., Wrammert, J., & Kc, A. (2020). The Association of Childhood Pneumonia with Household Air Pollution in Nepal: Evidence from Nepal Demographic Health Surveys. Maternal and Child Health Journal, 24(s1), 48–56. https://doi.org/10.1007/s10995-020-02882-x

Ceria, I. (2016). Hubungan Faktor Risiko Intrinsik Dengan Kejadian Pneumonia Pada Anak Balita. Pneumonia: The Forgotten Killer of Children, WHO, New York., 11(4), 1907–3887.

Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah. (2019). Profil Dins Kesehaan Profinsi Sulawesi Tengah.

Kartini dkk, 2020. Hubungan Antara Perilaku Orang Tua Tentang Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) Dengan Kekambuhan ISPA Pada Balita di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Wukir, Jurnal Promotif Preventif, 2(2): 27-34

Kartini dkk, 2019. Pengaruh Kondisi Fisik Rumah Dengan Kejadian ISPA Pada Anak Usia 1-12 Tahun di Wilayah Kerja Puskesmas Tarakan Kota Makassar, Jurnal Promotif Preventif, 1(2): 1-9

Kementrian Kesehatan RI. (2018). Data dan Informasi Profil Kesehatan Indonesia tahun 2019.

Kurniati, D., & Indasari, E. (2018). Terapi Pijat Bayi Di Rumah Sakit Kartini Cipulir Jakarta Selatan. Jakhkj, 4(2).

Kosai H, Tamaki R, Saito M, Tohma K, Alday PP (2017). Incidence and Risk Factors of Childhood Pneumonia-Like Episodes in Biliran Island, 1–19. doi: 10.1371/journal.pone.01 25009.

Kurniasari AD (2017). Hubungan Antara Tingkat Pendidikan, Pekerjaan dan Pendapatan Orang Tua Dengan Status Gizi Pada Siswa SD Hangtuah 6 Surabaya, Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan. 5(2): 164–170.

Krisnana, I., Pratiwi, I. N., & Kristiani, N. K. D. (2018). Analysis of Maternal Behavior in the Prevention of Pneumonia in Children Using WHO Behavioral Determinant Approach. January, 65–70. https://doi.org/10.5220/0007055100650070

Nuretza, J. A., Winarni, S., Diponegoro, U., & Diponegoro, U. (2017). Hubungan Antara Perilaku Keluarga Dan Kondisi Lingkungan Dalam Rumah Dengan Kejadian Pneumonia Pada Anak Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Halmahera Kota Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal), 5(5), 696–705.

Nikmah, A., Rahardjo, S. S., & Qadrijati, I. (2018). Path Analysis on the Effect of Ambient Smoke and Other Risk Factors on Pneumonia among Children Under Five in Karanganyar, Central Java. 70. https://doi.org/10.26911/mid.icph.2018.01.07

Parvez, M., Wiroonpanich, W., & Naphapunsakul, M. (2018). The effects of educational program on child care knowledge and behaviors of mothers of children under five years with pneumonia. Bangladesh Journal of Medical Science, 9(3), 136–142. https://doi.org/10.3329/bjms.v9i3.6468

Roesli, U., 2016, Pedoman pijat bayi. Jakarta: PT. Trubus Agiwidya

Sitanggang, Y. A., Qur’aniati, N., & Krisnana, I. (2016). Hubungan Penatalaksanaan Tugas Kesehatan Keluarga Dengan Kejadian Ispa Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Martapura. Pediomaternal Nursing Journal, 2(2).

Sri Suparni, 2016, Faktor Yang Mempengaruhi Kemampuan Keluarga Dalam Merawat Balita Dengan Pneumonia Di Wilayah Kerja Puskesmas Banjarmanggu Kabupatem Banjarnegara, Skripsi, Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Purwakerto.

Widagdo. (2017). Masalah tatalaksana penyakit anak dengan demem. Jakarta. Mitra Cendekia.

Widyawati. 2016, Hubungan Karakteristik Ibu dengan Pengetahuan tentang pijat bayi di wilayah kerja Puskesmas Gribig. Jurnal Kebidanan, Malang.
Published
2021-02-19