HUBUNGAN MODEL 4A (FOUR AS) DALAM PEMANFAATAN LAYANAN KESEHATAN PASIEN RAWAT INAP PESERTA BPJS KESEHATAN NON PBI DI RSUD KABUPATEN PANGKEP

  • Chitra Dewi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Makassar
  • Anna Nurjannah Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Makassar
Keywords: Model 4A, Four As, Pemanfaatan Layanan Kesehatan, BPJS Kesehatan

Abstract

Pelayanan kesehatan merupakan hal yang setiap orang dijamin dalam UUD 1945 yang harus diwujudkan dalam upaya dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat setinggi-tingginya. Terdapat empat faktor yang bisa mempengaruhi pemanfaatan pelayanan kesehatan yakni ketersediaan, keterjangkauan, pembiayaan dan penerimaan pelayanan kesehatan. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan Model 4A (Four As) dalam pemanfaatan pelayanan kesehatan terhadap pasien rawat inap peserta BPJS kesehatan Non PBI di RSUD Pangkep.
Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan desain cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien yang berkunjung selama 1 tahun terakhir sebanyak 6523 kunjungan. Sampel ditarik dengan menggunakan accidential sampling sebesar 98 responden.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara ketersediaan/availability (p=0,001), aksesibilitas/accessibility (p =0,005), penerimaan/acceptability (p=0,000) terhadap pemanfaatan pelayanan kesehatan bagi pasien rawat inap peserta BPJS Kesehatan Non PBI di RSUD Pangkep. Sedangkan tidak ada hubungan antara pembiayaan/affordability (p =0,717) terhadap pemanfaatan pelayanan kesehatan bagi pasien rawat inap peserta BPJS Kesehatan Non PBI di RSUD Kabupaten Pangkep.
Simpulan, ketersediaan (availability), aksesibilitas (accessibility), dan penerimaan (acceptability) memiliki hubungan sedangkan pembiayaan (affordability) tidak memiliki hubungan dalam pemanfaatan pelayanan kesehatan bagi pasien rawat inap peserta BPJS Kesehatan Non PBI di RSUD Kabupaten Pangkep. Saran, untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat, maka sebaiknya instansi terkait memperhatikan pedoman dalam pemberian mutu pelayanan kepada masyarakat dengan baik, yang sesuai dengan fungsi tenaga kesehatan sebagai abdi masyarakat dan memberikan pelayanan sesuai standar sehingga masyarakat memanfaatkan pelayanan kesehatan secara maksimal.

Published
2020-08-12
Section
Articles