Surveillance of Brucella Disease in Animal Health Officers in Enrekang Regency and Bone Regency, South Sulawesi Province

  • Nur Alim Ahzan BTKLPP Kelas I Makassar, Dirjen P2P Kementerian Kesehatan R.I.
  • Irawati Irawati BTKLPP Kelas I Makassar, Dirjen P2P Kementerian Kesehatan R.I.
Keywords: Brucella, surveilans, Enrekang, Bone

Abstract

Brucellosis merupakan penyakit zoonosis yang disebabkan oleh bakteri genus brucella. Brucellosis pada manusia di Indonesia belum pernah dilaporkan karena kurangnya publikasi brucellosis sebagai penyakit zoonosis yang dapat menular dari hewan ke manusia. Tujuan penelitian adalah untuk memperoleh gambaran penularan Brucellosis pada Petugas Kesehatan Hewan Kabupaten Enrekang dan Kabupaten Bone Provinsi Sulawesi Selatan. Metode penelitian adalah survei deskriptif untuk melihat gambaran penularan brucellosis. Hasil penelitian berdasarkan hasil uji RBT (Rose Bengal Test) didapatkan 4(empat) sampel positif dengan kategori positif +++ dan setelah dilakukan uji konfirmasi terhadap sampel positif dengan metode PCR Konvensional terkonfirmasi 1(satu) sampel positif. Kesimpulan: Sudah terdapat Penularan brucellosis dari hewan ke manusia (petugas Kesehatan hewan.

References

Ahmad Amro, dkk, 2020, Recent trends in human brucellosis in the West Bank, Palestine

Herwandi, Novia, (2012) Kejadian dan Faktor Risiko Brucellosis pada Peternak dan Pekerja Peternakan Sapi Perah di Kabupaten Sleman [Tesis]. Program Pascasarjana UGM: Yogyakarta

Lucia Muslimin, Andi Tenrigau Bangsawan, Sri Utami.(2017). Department of Veterinary, Faculty of Medicine, Hasanuddin University, Department of Animal Quarantine, Pare-Pare Identifikasi Brucellosis Pada Peternak Sapi di Kabupaten Pinrang

Menteri Kesehatan Republik Indonesia. 2010. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 1501/MENKES/PER/X/2010 tentang Jenis Penyakit Menular Tertentu yang Dapat Menimbulkan Wabah dan Upaya Penanggulangan. Jakarta: (tidak diterbitkan).

Noor, S.M. Brucellosis, 2006: Penyakit Yang Belum Banyak Dikenal di Indonesia. Wartazoa

Notoatmojo S., (2010). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Kementerian Pertanian, Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, Balai Veteriner Bukittinggi, Penyidikan Penyakit Brucellosis di Wilayah Kerja Balitvet Bukit Tinggi, 2016.

Pappas G, Papadimitriou P, Akritidis N, Christou L, Tsianos E. The new global map of human brucellosis. Lancet Infect Dis 2006;6(2):91–9.

Riska Novita, dkk, 2016, Seroprevalensi Dan Ancaman Brucella Abortus Pada Pekerja Peternakan Sapi Perah Kecamatan Cilawu, Garut

Welyanto, dkk, 2018, Deteksi Antibodi Brucella pada Sapi Perah di Kecamatan Purwoharjo Kabupaten Banyuwangi dengan Metode Rose Bengal Test (RBT)

Young, J.E. Brucellosis, In: Brachman, P. S., Abrutyn, E., (Eds), Bacterial Infections of Humans, Epidemiology and Control, Fourth Edition. Springer Science+Bussines Media, New York. 2009
Published
2022-09-14
How to Cite
Ahzan, N., & Irawati, I. (2022). Surveillance of Brucella Disease in Animal Health Officers in Enrekang Regency and Bone Regency, South Sulawesi Province. ancasakti ournal f ublic ealth cience nd esearch, 2(3), 195-201. https://doi.org/10.47650/pjphsr.v2i3.479