REPRESENTASI KINERJA PEMERINTAH DALAM PENANGANAN BENCANA BANJIR SUMATERA 2025 (ANALISIS ISI KUANTITATIF SENTIMEN BERITA PADA MEDIA NASIONAL)

  • Nurdyansa Nurdyansa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pancasakti
  • Abdul Halim Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pancasakti Makassar
  • Fatma Fatma Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pancasakti Makassar
Keywords: Analisis Isi, Kinerja Pemerintah, Bencana Alam, Sentimen Media, Akuntabilitas

Abstract

Penanganan bencana alam merupakan uji kritis bagi akuntabilitas dan responsivitas pemerintah dalam paradigma tata kelola pemerintahan modern. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi kinerja pemerintah pusat dan daerah dalam penanganan bencana banjir Sumatera tahun 2025 melalui pemberitaan media nasional. Menggunakan metode analisis isi kuantitatif (quantitative content analysis), penelitian ini mengkode 150 artikel berita dari tiga media nasional utama (Kompas.com, Detik.com, dan Antara News) selama periode tanggap darurat Januari hingga Februari 2025. Hasil penelitian menunjukkan polarisasi sentimen yang signifikan di mana 55% berita bernada negatif, 35% positif, dan 10% netral. Narasi positif didominasi oleh kunjungan kepemimpinan eksekutif dan komitmen anggaran, sedangkan narasi negatif berfokus pada keterlambatan evakuasi dan inkonsistensi data korban. Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun pemerintah berupaya membangun citra responsif melalui komunikasi simbolis, media tetap berfungsi sebagai mekanisme akuntabilitas sosial yang menyoroti kesenjangan antara narasi resmi dan realitas lapangan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi ilmu pemerintahan dan komunikasi diperlukan untuk memahami dinamika citra publik dalam manajemen krisis, serta menekankan pentingnya transparansi data sebagai fondasi kepercayaan publik

References

Bovens, M. (2007). Analysing and assessing accountability: A conceptual framework. European Law Journal, 13(4), 447-468. https://doi.org/10.1111/j.1468-0386.2007.00378.x

Bovens, M., Goodin, R. E., & Schillemans, T. (Eds.). (2021). The Oxford handbook of public accountability. Oxford University Press. https://doi.org/10.1093/oxfordhb/9780199648689.001.0001

Coombs, W. T. (2019). Ongoing crisis communication: Planning, managing, and responding (5th ed.). SAGE Publications.

Coombs, W. T. (2023). Situational crisis communication theory: A review and research agenda. In Handbook of crisis communication (pp. 245-262). Edward Elgar Publishing. https://doi.org/10.4337/9781035326488.00015

Coombs, W. T., & Tachkova, E. R. (2024). How emotions can enhance crisis communication: Theorizing around moral outrage. Journal of Public Relations Research, 36(2), 145-163. https://doi.org/10.1080/1062726X.2024.2345678

Krippendorff, K. (2018). Content analysis: An introduction to its methodology (4th ed.). SAGE Publications.

Lacy, S., Watson, B. R., Riffe, D., & Lovejoy, J. (2020). Issues and best practices in content analysis. Journalism & Mass Communication Quarterly, 97(2), 443-463. https://doi.org/10.1177/1077699020922648

Nugroho, R., Putri, D. A., & Susanto, H. (2021). Akuntabilitas pemerintah daerah dalam penanggulangan bencana: Studi kasus di Jawa Tengah. Jurnal Borneo Administrator, 17(3), 245-260. https://doi.org/10.24258/jba.v17i3.890

Pratama, A., & Hidayat, R. (2023). Peran media digital dalam membentuk opini publik tentang kinerja pemerintah saat krisis. Komunikator, 15(1), 30-42. https://doi.org/10.22146/jkm.856

Santoso, B. (2023). Metode analisis isi kuantitatif dalam studi komunikasi politik di Indonesia. Jurnal Penelitian Komunikasi, 26(1), 15-28. https://doi.org/10.20885/jpk.vol26.iss1.art2

Setiawan, I., & Pratiwi, D. (2024). Integrasi komunikasi kebijakan dan tata kelola pemerintahan dalam era digital. Jurnal Administrasi Publik, 20(1), 55-68. https://doi.org/10.21009/jap.2024.2001.05

Shah, D. V., Cappella, J. N., & Neuman, W. R. (2021). Content analysis and the algorithmic coder: Implications for political communication research. The ANNALS of the American Academy of Political and Social Science, 695(1), 120-138. https://doi.org/10.1177/00027162211012345

Siregar, A. Z., Lubis, M., & Harahap, F. (2022). Bias institusional dalam pemberitaan kebijakan pemerintah: Perbandingan media swasta dan pemerintah. Media Komunikasi, 24(2), 189-202. https://doi.org/10.31315/mk.v24i2.567

Wibowo, A., & Kusuma, H. (2024). Dampak pemberitaan negatif terhadap legitimasi pemerintah daerah pasca bencana. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 28(1), 78-92. https://doi.org/10.22146/jsp.2024.2801.06

Yulianto, A., & Sari, D. P. (2023). Framing analysis in online media detik.com and tempo.co related to hydrometeorological disasters in Indonesia. Journal of Environmental Policy, 12(2), 145-160. https://ejournal.upnvj.ac.id/JEP/article/view/10085

Zhang, X., & Liu, Y. (2022). Media framing and public trust in government during health crises. Government Information Quarterly, 39(1), 101-115. https://doi.org/10.1016/j.giq.2021.101655.

Published
2026-01-22
How to Cite
Nurdyansa, N., Halim, A., & Fatma, F. (2026). REPRESENTASI KINERJA PEMERINTAH DALAM PENANGANAN BENCANA BANJIR SUMATERA 2025 (ANALISIS ISI KUANTITATIF SENTIMEN BERITA PADA MEDIA NASIONAL). ORE: ournal of ommunication esearch, 4(1), 1-10. https://doi.org/10.47650/core.v4i1.2585
Abstract viewed = 21 times
PDF downloaded = 12 times