TINJAUAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MENGGUNAKAN MODEL PBL
Abstract
Penelitian ini bertujuan melakukan kajian literatur untuk menganalisis penelitian-penelitian sebelumnya yang berkaitan dengan kemampuan pemecahan masalah matematis dalam meningkatkan hasil belajar dengan menggunakan model PBL. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang bersifat studi kepustakaan. Hasil penelitian bahwa, 1) Model PBL dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa berdasarkan penelitian terdahulu. Maka model PBL baik digunakan dalam proses pembelajaran dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah. 2) Adanya perbaikan tindakan dalam proses pembelajaran yang dilakukan peneliti terdahulu sehingga lebih meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa diantaranya yaitu: a) Guru lebih membimbing dan mengarahkan penerapan langkah-langkah pemecahan masalah kepada siswa ketika mereka sedang berdiskusi mengerjakan Lembar Aktivitas Siswa, b) Guru menugaskan kepada siswa yang memiliki kemampuan tinggi agar membimbing teman kelompoknya yang belum mengerti memecahkan masalah atau biasa disebut dengan tutor sebaya, c) Menyediakan situasi atau aktifitas baru dan akrab dengan kehidupan dunia nyata melalui bantuan media pembelajaran, d) Membentuk kelompok belajar yang terdiri dari 5 sampai 6 orang secara heterogen berdasarkan hasil tes kemampuan awal siswa ataupun hasil tes kemampuan pemecahan masalah siklus sebelumnya, e) Guru lebih sering berkeliling dan membimbing setiap anggota kelompok yang masih bingung dan ketika siswa menghadapi masalah tertentu yang berada diluar kapasitas perkembangannya saat memecahkan masalah maka akan diberi bantuan oleh guru atau biasa disebut Scaffolding, f) Guru memperbanyak sesi tanya jawab selama proses pembelajaran berlangsung, g) Penguasaan guru terhadap model PBL harus baik sehingga siswa tidak kebingungan dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran.
References
Darjiani, dkk. (2015). Analisis Kesulitan-Kesulitan Belajar Matematika Siswa Dalam Implementasi Kurikulum 2013. Jurnal PGSD. Vol. 3 No. 1, Universitas Pendidikan Ganesha.
Depdiknas. (2006). Peraturan Menteri Pendidikan Nomor 22, 23, 24 Tahun 2006 tentang Standar Isi dan Standar Kompetensi Lulusan Pendidikan Dasar dan Menengah. Depdiknas, Jakarta.
Moleong. (2009). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakaya..
Panjaitan, M., (2017). Upaya Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa dengan Menggunakan Model Pembelajaran Problem Based Learning di Kelas X SMA. Jurnal Inspiratif. Vol. 3 No. 2: 1-17, ISSN: 2442-8876.
Pepkin, K.L., (2004). Creative Problem Solving in Math.
Riniputri. (2019). Pengaruh Penerapan Model Problem Based Learning terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa. Junal Pendidikan Matematika. Vol.8 No.2, ISSN: 2527-8827.
Rusman. (2014). Model-Model Pembelajaran Mengembangkan Profesionalisme Guru. Pustaka Pelajar: Yogyakarta.
Sagala. (2011). Konsep dan Makna Pembelajaran. Bandung: Alfabeta.
SriYulianti. (2018). Efektifitas Model Pembelajaran Problem Based Learning pada Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa. Jurnal Pendidikan Matematika. Vol.2 No.2: 159-168, ISSN: 2549-6719.
Sunendar. (2017). Pembelajaran Matematika dengan Pemecahan Masalah. Jurnal The Original Research of Mathematics. Vol. 2 No. 1: 86-93, ISSN: 2541-4321.
Zed, Mestika., (2004). Metode Penelitian Kepustakaan. Yayasan Obor Indonesia: Jakarta