HUBUNGAN SELF-DIRECTED LEARNING DAN KECEMASAN MATEMATIS DENGAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS PADA KALKULUS INTEGRAL
Abstract
Pembelajaran matematika menjadi bermakna bagi mahasiswa apabila mereka mampu memahami konsep dengan baik, sehingga berdampak positif terhadap tercapainya tujuan pembelajaran optimal. Mahasiswa yang memiliki pemahaman konsep matematis yang baik akan mampu merepresentasikan pengetahuannya tentang suatu konsep, prinsip, dan algoritma, serta menerapkan strategi untuk menyelesaikan masalah matematis yang dihadapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) hubungan self-directed learning (SDL) dengan kemampuan pemahaman konsep matematis; (2) hubungan kecemasan matematis dengan kemampuan pemahaman konsep matematis; dan (3) hubungan SDL dan kecemasan matematis secara bersama-sama dengan kemampuan pemahaman konsep matematis mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif ex-post facto. Populasi sekaligus sampel adalah 46 mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Halu Oleo yang memprogram mata kuliah Kalkulus Integral tahun 2026, diambil dengan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui angket SDL, angket kecemasan matematis, dan tes kemampuan pemahaman konsep matematis, kemudian dianalisis menggunakan regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan: (1) SDL memiliki hubungan positif dan signifikan dengan kemampuan pemahaman konsep matematis (R² = 0,422; F = 32,162; p < 0,05); (2) kecemasan matematis memiliki hubungan negatif dan signifikan dengan kemampuan pemahaman konsep matematis (R² = 0,244; F = 14,164; p < 0,05); dan (3) SDL dan kecemasan matematis secara bersama-sama memiliki hubungan positif dan signifikan dengan kemampuan pemahaman konsep matematis mahasiswa (R² = 0,487; F = 20,433; p < 0,05). Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan SDL dan pengelolaan kecemasan matematis mahasiswa dalam pembelajaran Kalkulus Integral.
References
Alawia, A., Lambertus, & Anggo, M. (2021). Pengaruh kecemasan matematis terhadap pemahaman konsep matematis siswa kelas VII SMP Negeri 2 Raha. Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika, 9(2). https://dx.doi.org/10.36709/jppm.v9i2.17468
Alemany-Arrebola, I., Ortiz-Gómez, M. d. M., Lizarte-Simón, E. J., & Mingorance-Estrada, Á. C. (2025). The attitudes towards mathematics: analysis in a multicultural context. Humanities and Social Sciences Communications, 12, 254. https://doi.org/10.1057/s41599-025-04548-x
Anggreini, F. (2017). Analisis kemampuan pemahaman konsep matematis dan kemandirian belajar siswa. [Skripsi, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa]. https://www.academia.edu/29775444
Barroso, C., Ganley, C. M., McGraw, A. L., Geer, E. A., Hart, S. A., & Daucourt, M. C. (2021). A meta-analysis of the relation between math anxiety and math achievement. Psychological Bulletin, 147(2), 134–168. https://doi.org/10.1037/bul0000307
Beckers, J., Dolmans, D., & van Merriënboer, J. (2022). Student, direct thyself! Facilitating self-directed learning skills and motivation with an electronic development portfolio. Journal of Research on Technology in Education, 54(4), 617–634. https://doi.org/10.1080/15391523.2021.1906363
Diana, P., Marethi, I., & Pamungkas, A. S. (2020). Kemampuan pemahaman konsep matematis siswa: Ditinjau dari kategori kecemasan matematik. SJME (Supremum Journal of Mathematics Education), 4(1). http://journal.unsika.ac.id/index.php/supremum
Fadilah, N. N., & Munandar, D. R. (2019). Analisis tingkat kecemasan matematis siswa SMP. Prosiding Sesiomadika, 2(1b). https://journal.unsika.ac.id/index.php/sesiomadika/article/view/2757
Gandomkar, R., & Sandars, J. (2018). Clearing the confusion about self-directed learning and self-regulated learning. Medical Teacher, 40(8), 862–863. https://doi.org/10.1080/0142159X.2018.1425382
Grüneisen, L., Dörrenbächer-Ulrich, L., Kapsali, E., & Perels, F. (2024). Assessing knowledge about self-regulated learning: validation of a measurement tool for preschoolers. Frontiers in Education, 9, 1332170. https://doi.org/10.3389/feduc.2024.1332170
Hakim, R. M., & Adirakasiwi, A. G. (2021). Analisis tingkat kecemasan matematis siswa SMA. JPMI – Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif, 4(4), 809–816. https://doi.org/10.22460/jpmi.v4i4.809-816
Handayani, S. D. (2019). Pengaruh kecemasan matematika terhadap pemahaman konsep matematika. SAP (Susunan Artikel Pendidikan), 4(1). https://doi.org/10.30998/sap.v4i1.4300
Hendriana, H., Rohaeti, E. E., & Sumarmo, U. (2018). Hard skills dan soft skills matematik siswa. Refika Aditama.
Jameson, G., Machaba, M. F., & Matabane, M. E. (2023). An exploration of Grade 12 learners' misconceptions on solving calculus problem: A case of limits. Research in Social Sciences and Technology, 8(4), 94–124. https://doi.org/10.46303/ressat.2023.34
Karim, A., & Nurrahmah, A. (2018). Analisis kemampuan pemahaman matematis mahasiswa pada mata kuliah teori bilangan. Jurnal Analisa, 4(1). https://doi.org/10.15575/ja.v4i1.2996
Khairani, B., Maimunah, M., & Roza, Y. (2021). Analisis kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas XI SMA/MA pada materi barisan dan deret. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 5(2), 1578–1587. https://doi.org/10.31004/cendekia.v5i2.623
Kusmayanti, T. (2018). Pengaruh kecerdasan emosional dan kemandirian belajar terhadap pemahaman konsep matematika (survei pada SMP Negeri di Kota Cilegon). Alfarisi: Jurnal Pendidikan MIPA, 1(3). https://journal.lppmunindra.ac.id/index.php/alfarisi/article/view/8251
Lestari, K. E., & Yudhanegara, M. R. (2022). Penelitian pendidikan matematika (Edisi 3). Refika Aditama.
Nurjanah, I., & Alyani, F. (2021). Kecemasan matematika siswa sekolah menengah pada pembelajaran matematika dalam jaringan. Jurnal Elemen, 7(2). https://doi.org/10.29408/jel.v7i2.3527
Panadero, E. (2017). A review of self-regulated learning: Six models and four directions for research. Frontiers in Psychology, 8, 422. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2017.00422
Pellizzoni, S., Cargnelutti, E., Cuder, A., & Passolunghi, M. C. (2022). The interplay between math anxiety and working memory on math performance: A longitudinal study. Annals of the New York Academy of Sciences, 1510(1), 132–144. https://doi.org/10.1111/nyas.14722
Salafiya, T. T., Kamila, F. I., Kimnu, K. P., & Risqiyani, L. (2025). Kesulitan mahasiswa pendidikan matematika Universitas Negeri Semarang dalam memahami konsep kalkulus integral. Jurnal Angka, 2(1), 93–108.
Schunk, D. H. (2020). Learning theories: An educational perspective (8th ed.). Pearson.
Schunk, D. H., & Greene, J. A. (Eds.). (2018). Handbook of self-regulation of learning and performance (2nd ed.). Routledge.
Setiawan, W. A., & Anawati, S. (2021). Pengaruh konsep diri dan kemandirian belajar terhadap pemahaman konsep matematika. Prosiding Diskusi Panel Nasional Pendidikan Matematika.
Shishigu, A. (2018). Mathematics anxiety and prevention strategy: An attempt to support students and strengthen mathematics education. Mathematics Education Trends and Research, 2018(1), 1–11. https://doi.org/10.5899/2018/metr-00096
Sopamena, P. (2017). Karakteristik proses berpikir mahasiswa dalam mengonstruksi bukti keterbagian. Jurnal Matematika dan Pembelajaran, 5(2), 169–192.
Wang, C., Li, X., & Lin, X. (2025). Peer support as a buffer: reducing math anxiety through psychological resilience in left-behind rural students. Humanities and Social Sciences Communications, 12, 715. https://doi.org/10.1057/s41599-025-05075-5
Wijaya, T. T., Dewi, N. S. S., Fauziah, I. R., & Afrilianto, M. (2018). Analisis kemampuan pemahaman matematis siswa kelas IX pada materi bangun ruang. UNION: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, 6(1). https://doi.org/10.30738/union.v6i1.2076
Yanti, R. N., Melati, A. S., & Zanty, L. S. (2019). Analisis kemampuan pemahaman dan kemampuan komunikasi matematis siswa SMP pada materi relasi dan fungsi. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 3(1), 209–219. https://doi.org/10.31004/cendekia.v3i1.95
Zhang, K., & Zhou, J. (2024). Identifying precondition configurations of mathematics anxiety among middle school students in China: using NCA and QCA approaches. Frontiers in Psychology, 15, 1329570. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2024.1329570




