Analisis Data Sekunder: Pelaporan Indikator Nasional Mutu (INM) Pada Puskesmas di Indonesia

  • Tiah Aulia Santi Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Sriwijaya, Palembang, Indonesia
  • Siti Halimatul Munawarah Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Sriwijaya, Palembang, Indonesia
  • Yeni Yeni Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Sriwijaya, Palembang, Indonesia
Keywords: Indikator Nasional Mutu, Akreditasi, Puskesmas

Abstract

Pusat kesehatan masyarakat harus terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan, yang dinilai melalui Indikator Nasional Mutu (INM). Pada tahun 2023, Indonesia mencapai tingkat pelaporan INM sebesar 80,97%. Namun, dalam implementasinya masih ditemukan tantangan dalam pelaporan yang berpotensi mempengaruhi kualitas layanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaporan INM di pusat kesehatan masyarakat di Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan desain analitik deskriptif dengan menganalisis data sekunder yang diperoleh dari aplikasi mutufasyankes.kemenkes.go.id. Data yang dianalisis merupakan data laporan INM pada rentang semester II (Juli – Desember) tahun 2023 dan semester I ( Januari–Juni) tahun 2024. Populasi studi terdiri dari 10.180 pusat kesehatan yang melaporkan INM, dengan 2.414 di antaranya termasuk dalam sampel. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon dan Kruskal-Wallis. Hasil menunjukkan penurunan signifikan dalam rata-rata tingkat pelaporan INM, dari 92,39% sebelum akreditasi menjadi 74,84% setelah akreditasi. Faktor-faktor seperti status akreditasi, tingkat akreditasi, dan wilayah memiliki perbedaan yang signifikan (p<0,0001). Analisis lebih lanjut menunjukkan perbedaan signifikan antar tingkat akreditasi, kecuali antara kelompok dasar dan menengah. Pemetaan wilayah menunjukkan perbedaan dalam pelaporan INM di sebagian besar kelompok sebelum akreditasi, tetapi tidak ada perbedaan setelah akreditasi. Hal ini menunjukkan bahwa kepatuhan meningkat ketika pelaporan INM menjadi syarat akreditasi, tetapi menurun setelah akreditasi tercapai. Untuk memastikan peningkatan kualitas berkelanjutan, pusat kesehatan masyarakat harus memperkuat kepatuhan pelaporan dan mengintegrasikan pelaporan INM sebagai bagian dari budaya mutu organisasi.

References

Aisyah, D.N., Setiawan, A.H., Lokopessy, A.F., Mayadewi, C.A., Endryantoro, M.T.A., Wibowo, V., Disviana, S., Laksana, I., Aviandito, M., Kozlakidis, Z., Manikam, L., 2024a. Assessing Internet Quality across Public Health Centre in Indonesia: An Evaluation Study (Preprint). JMIR Med. Inform. https://doi.org/10.2196/65940

Aisyah, D.N., Setiawan, A.H., Mayadewi, C.A., Lokopessy, A.F., Kozlakidis, Z., Manikam, L., 2024b. Understanding Health Information Systems Utilisation across Public Health Centres in Indonesia: A CrossSectional Study (Preprint). JMIR Med. Inform. 13. https://doi.org/10.2196/68613

Anadia, R., 2025. Analisis Implementasi Pelaporan Indikator Nasional Mutu di Klinik X Kota Palembang. Universitas Sriwijaya.

Budi, I.S., Munawarah, S.H., Najmah, N., Hotmauli, A., Kelara, A., Desmonda F, M., Ramanda, D.F., Syafitri, S., Safirah, S., Wardhani, A.K., Nabella, L., 2025. Pendampingan Pengembangan Kepemimpinan untuk Meningkatkan Budaya Mutu di Puskesmas Simpang Timbangan. Jurnal SOLMA 14, 1896–1905. https://doi.org/10.22236/solma.v14i2.18279

Cansiwinata, I., Mamlukah, M., Suparman, R., Wahyuniar, L., 2024. Pengaruh pelatihan buku pedoman dan video tutorial terhadap ketepatan dan kelengkapan Indikator Nasional Mutu (INM) pada tim mutu Puskesmas di Kabupaten Majalengka. Journal of Public Health Innovation 4, 280–287. https://doi.org/10.34305/jphi.v4i02.1017

Dinkes Kota Yogyakarta, 2022. Pembinaan TPCB Jelang Akreditasi Puskesmas [WWW Document]. https://kesehatan.jogjakota.go.id/.

Fitriani, E., Afandi, D., Herniwanti, H., Rany, N., Jepisah, D., 2024. Penerapan Indikator Nasional Mutu (INM) untuk Peningkatan Mutu Pelayanan dalam Pencapaian Standar Akreditasi Rumah Sakit di RSUD Bangkinang. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) 7, 517–529. https://doi.org/10.33024/jkpm.v7i2.12278

Hannari, M., Alwini, A., Dwi Shafira, A., Alvionita, E., Ramadhanu, S., Brando Pratama Tarigan, D., Nabil Faiz, M., Agustina, D., 2024. Pengaruh Kepemimpinan Terhadap Kualitas Layanan Di Puskesmas: Literature Review. Jurnal Kesehatan Tambusai 5.

Kementerian Kesehatan RI, 2024. Permenkes Nomor 19 Tahun 2024 Tentang Penyelenggaraan Pusat Kesehatan Masyarakat.

Kementerian Kesehatan RI, 2023. Profil kesehatan Indonesia 2023.

Kementerian Kesehatan RI, 2016. Permenkes Nomor 49 Tahun 2016 Tentang Pedoman Teknis Pengorganisasian Dinas Kesehatan Provinsi dan Kab/Kota.

Limato, R., Tumbelaka, P., Ahmed, R., Nasir, S., Syafruddin, D., Ormel, H., Kumar, M.B., Taegtmeyer, M., Kok, M., 2019. What factors do make quality improvement work in primary health care? Experiences of maternal health quality improvement teams in three Puskesmas in Indonesia. PLoS One 14. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0226804

Noor, Z.A., Sekarningrum, T.D., Sulistyaningsih, T., 2021. Disparitas perkotaan-pedesaan: pemerataan dalam akses layanan kesehatan primer untuk lansia selama pandemi Covid-19. JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) 7, 576. https://doi.org/10.29210/020211249

Oktriani, T., Purnamawati, D., 2023. Implementation Of National Indicators For Quality Of Health Care Services In Public Health Center In West Java Province III, 2023.

Pemerintah Indonesia, 2023. Undang - Undang Nomor 17 tahun 2023 tentang Kesehatan .

Purnamaningsih, E.R., 2018. Upaya Meningkatkan Akreditasi Puskesmas ke Tingkat Utama di UPTD Unit Puskesmas Gombong II. STIE Widya Wiwaha Yogyakarta.

Purwadani, R., Purnamawati, D., 2023. Achievement Of National Indicators Of Hospital Quality In Indonesia.

Riris, D., Putri, A., Kutsiyah, N., Setianto, B., Studi, P., Masyarakat, K., Administrasi, J., Kesehatan, K., Nahdlatul, U., Surabaya, U., Kesehatan, D., Sidoarjo, K., 2024. Mutu Kepatuhan Pelaporan Data Penyakit Rumah Sakit Kepada Dinas Kesehatan. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia 1, 56–67. https://doi.org/10.62017/jkmi

Saimi, S., Sulaiman, L., Sakirman, L., 2024. Evaluation of the achievements of community health center work program indicators for community health and development. Malahayati International Journal of Nursing and Health Science 7, 267–275. https://doi.org/10.33024/minh.v7i3.114

Sejati, W., Kurniawan, A., 2024. The Relationship between Community Health Center Accreditation and the Quality of Health Services in the Community: A Mini Review. Indonesian Journal of Global Health Research 7, 693–702. https://doi.org/10.37287/ijghr.v7i1.4481

Solikha, D.A., Butler, D.C., Setiawan, E., Korda, R.J., Kelly, M., 2025. Primary health care performance measurement at the service delivery level in Indonesia: a scoping review. BMC Health Serv. Res. 25. https://doi.org/10.1186/s12913-025-12955-8

Tabrizi, J.S., As’habi, A., Nazari, M., Tavani, M.E., Haghi, M., Gharibi, F., 2023. Impacts of accreditation on the performance of primary health care centres: A systematic review. Malaysian Family Physician. https://doi.org/10.51866/rv.274

Wigati, P.A., Fatmasari, E.Y., Suryawati, C., Arti, D.W.K., 2025. Behavioral Factors in the National Quality Indicators through Implementing Total Quality Management. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia 20, 178–184. https://doi.org/10.14710/jpki.20.3.178-184

Wulandari, N.T., Darma, G.S., 2025. The Effectiveness of Accreditation in Establishing Quality Culture Changes in Community Health Centre: A Case Study in Bali Province. Jurnal Manajemen Pelayanan Publik 9, 121–140. https://doi.org/10.24198/jmpp.v9i1.60513
Published
2026-08-16
How to Cite
Santi, T., Munawarah, S., & Yeni, Y. (2026). Analisis Data Sekunder: Pelaporan Indikator Nasional Mutu (INM) Pada Puskesmas di Indonesia. urnal romotif reventif, 9(4), 540-552. https://doi.org/10.47650/jpp.v9i4.2395
Abstract viewed = 7 times
PDF downloaded = 4 times