Determinan Perilaku Seksual Berisiko pada Remaja di Era VUCA: Studi Potong Lintang di Kota Makassar
Abstract
Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity) menghadirkan tantangan baru bagi kesehatan remaja, termasuk meningkatnya risiko perilaku seksual. Penelitian ini bertujuan menganalisis determinan perilaku seksual berisiko pada remaja di Kota Makassar. Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan desain cross sectional yang melibatkan 303 remaja usia 15–24 tahun. Pengumpulan data dilakukan secara daring menggunakan kuesioner terstruktur. Analisis data meliputi analisis deskriptif, bivariat (uji chi-square), dan multivariat menggunakan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 29,0% remaja memiliki perilaku seksual berisiko. Analisis multivariat mengidentifikasi bahwa peran teman sebaya (OR = 9,47; 95% CI: 1,02–88,01) dan paparan media pornografi (OR = 2,11; 95% CI: 1,00–4,41) merupakan faktor risiko dominan terhadap perilaku seksual berisiko. Sebaliknya, ketaatan beragama terbukti sebagai faktor protektif yang signifikan (OR = 0,45; 95% CI: 0,27–0,75). Variabel lingkungan sosial menunjukkan hubungan bermakna, namun interpretasi besaran risiko perlu kehati-hatian akibat distribusi data yang tidak seimbang. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa perilaku seksual berisiko pada remaja dipengaruhi oleh interaksi faktor sosial, nilai internal, dan paparan media digital. Penguatan religiusitas, peran teman sebaya yang positif, serta peningkatan literasi digital menjadi strategi penting dalam menghadapi tantangan era VUCA.
References
Anak, K. N. P. (2024) Laporan Perilaku Seksual Remaja di Indonesia. Jakarta.
Andi Fitri Farwati, Muhammad Ikhtiar and Nur Ulmy Mahmud (2023) ‘Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Seksual Remaja Di SMAN 2 Kabupaten Bone’, Window of Public Health Journal, 4(3), pp. 449–461. doi: 10.33096/woph.v4i3.788.
Bariyyah Hidayati, K. and . M. F. (2016) ‘Konsep Diri, Adversity Quotient dan Penyesuaian Diri pada Remaja’, Persona:Jurnal Psikologi Indonesia, 5(02), pp. 137–144. doi: 10.30996/persona.v5i02.730.
Bibby, E. S. et al. (2023) ‘A Longitudinal Assessment of Adolescents’ Sexual Communication With Parents, Best Friends, and Dating Partners’, Developmental Psychology, 59(7), pp. 1300–1314. doi: 10.1037/dev0001556.
BKKBN (2023) BKKBN: 60 Persen Remaja Usia 16-17 Tahun di Indonesia Lakoni Seks Pranikah, Selposnews.
BPS (2023) Jumlah Penduduk Menurut Kabupaten/Kota dan Kelompok Umur (Jiwa). Available at: https://sulsel.bps.go.id/indicator/12/1798/1/jumlah-penduduk-menurut-kabupaten- kota-dan-kelompok-umur.html.
Cahyani, A. N., Yunus, M. and Ariwinanti, D. (2019) ‘Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Reproduksi terhadap Tingkat Pengetahuan dan Sikap Remaja tentang Hubungan Seksual Pranikah’, Sport Science and Health, 1(2), pp. 92–101. Available at: http://journal2.um.ac.id/index.php/jfik/index http://fik.um.ac.id/.
Dalima Padut, R. et al. (2021) ‘Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Seksual Berisiko Pada Remaja Kelas Xii Di Man Manggarai Timur Tahun 2021’, Jwk, 6(1), pp. 2548–4702.
Eny Pujiati, D. S. H. (2018) ‘Pengaruh Paparan Media Pornografi dan Teman Sebaya Terhadap Perilaku Seks Remaja Kabupaten Kudus’, Jurnal Profesi Keperawatan, 5(1), pp. 57–68.
Fauzan K., K. (2020) ‘Peers and sources of information and their implications for adolescent sexual behavior’, INSPfile:///Users/nurulmymahmud/Downloads/Pre-marital_Sexual_Behavior_of_Adolescents_The_Inf.pdfIRA: Indonesian Journal of Psychological Research, 1(1), pp. 25–29. doi: 10.32505/inspira.v1i1.1721.
Flinn, C., Koretsidou, C. and Nearchou, F. (2023) ‘Accessing Sexual Health Information Online: Content, Reasons and Practical Barriers in Emerging Adults’, Youth, 3(1), pp. 107–124. doi: 10.3390/youth3010007.
Hendrawan, R., Mahmud, N. U. and Arman (2022) ‘Hubungan Perilaku Remaja Terhadap Pencegahan Hiv / Aids Sman 1 Lasusua Kolaka Utara’, Window of Public Health Journal, 2(6), pp. 1806–1814. doi: https://doi.org/10.33096/woph.v3i2.374.
Malihah, Z., Latifah, M. and Hastuti, D. (2022) ‘Pre-marital Sexual Behavior of Adolescents: The Influence of Self-Control, Parental Attachment, and Peer Roles’, Journal of Family Sciences, 7(2), pp. 71–87. doi: 10.29244/jfs.v7i2.42463.
Meilani, N., Hariadi, S. S. and Haryadi, F. T. (2023) ‘Social media and pornography access behavior among adolescents’, International Journal of Public Health Science, 12(2), pp. 536–544. doi: 10.11591/ijphs.v12i2.22513.
Nafsinatul Husna, Suhariyati, A. A. (2025) ‘Religiusitas Islam Dan Perilaku Seksual Pranikah: Studi Cross-Sectional Pada Remaja Yang Pernah Berpacaran’, Jurnal Kesehatan Medika Udayana, 11(01), pp. 89–97. doi: https://doi.org/ 10.47859/jmu.v11i01.556.
Nur Ulmy Mahmud, Sumiaty, S. A. S. (2022) Pola Menyusui dan Pertumbuhan Bayi (Kajian Epidemiologi Gizi Di Kabupaten Pinrang). Edited by R. R. Rerung. Bandung: Medai Sains Indonesia.
Nur Ulmy Mahmud (2021) Neonatal Dini (Kajian Risiko Kematian Neonatal Dini Di Rumah Sakit Bersalin). Edited by Fitriani Dwi Ramadhani. Jawa Tengah: Pena Persada.
Pathmendra, P. et al. (2023) ‘Exposure to Pornography and Adolescent Sexual Behavior: Systematic Review’, Journal of Medical Internet Research, 25. doi: 10.2196/43116.
Paulus, F. W. et al. (2024) ‘The impact of Internet pornography on children and adolescents: A systematic review’, Encephale, 50(6), pp. 649–662. doi: 10.1016/j.encep.2023.12.004.
Rahayu, N. F., Indraswari, R. and Husodo, B. T. (2020) ‘Hubungan Jenis Kelamin, Usia dan Media Pornografi dengan Perilaku Seksual Berisiko Siswa SMP di Kota Semarang’, Media Kesehatan Masyarakfile:///Users/nurulmymahmud/Desktop/jmir-2023-1-e43116.pdfat Indonesia, 19(1), pp. 62–67. doi: 10.14710/mkmi.19.1.62-67.
Rahman, Z. et al. (2018) ‘Intervensi Edukasi terhadap Perubahan Perilaku Remaja tentang Kesehatan Reproduksi Remaja SMAN 11 Sinjai Selatan Public Health Faculty Universitas Muslim Indonesia Address : Email : Phone : Article history : Received 25 May 2018 Accepted 09 July 2018’, Jurnal Kesehatan, 1(3), pp. 235–240.
Ruslan Badaruddin, M., Khidri Alwi, M. and Ulmy Mahmud, N. (2023) ‘Hubungan Pengetahuan, Sikap, Dan Peran Orang Tua Tentang Kesehatan Reproduksi Dengan Perilaku Seks Pranikah’, Window of Public Health Journal, 4(4), pp. 547–558. doi: 10.33096/woph.v4i4.1045.
Rusmiati, D. and Hastono, S. P. (2015) ‘Sikap Remaja terhadap Keperawanan dan Perilaku Seksual dalam Berpacaran’, Kesmas: National Public Health Journal, 10(1), p. 29. doi: 10.21109/kesmas.v10i1.815.
Sylvie Pusita, Dwi Uswatun Sholikhah, Enny Puspita, Hany Puspita Aryani, Gevi Melliya Sari, N. S. N. (2024) ‘Education On The Danger Of Free Sex To Teenagers In An Effort To Prevent The Transmission Of Sexually Transmitted Diseases’, Jurnal PEDAMAS, 2(November 2023), pp. 78–85.
Timiyatun, E., Humairah, S. A. and Oktavianto, E. (2022) ‘Pendidikan Kesehatan Seks terhadap Tingkat Pengetahuan Remaja Putri’, Jurnal Keperawatan Notokusumo (JKN), 10(1), pp. 28–35. Available at: http://jurnal.stikes-notokusumo.ac.id/index.php/jkn/article/view/202/130.
Wahiduddin, & Leida, I. (2020) ‘Survai Perilaku Berisiko terhadapa Kesehatan pada Mahasiswa Baru FKM UNHAS 2011’, 3(1), pp. 19–25. Available at: http://www.unhas.ac.id/tahir/BAHAN-KULIAH/00-Fika-data/TESIS LENGKAP dr. Zulfikar T.
WHO (2022) Adolescent health in the South-East Asia Region, Adolescent Health.
Winda Nurmayani, Ilham, Misroh Mulianingsih, B. H. (2024) ‘Keterpaparan Dan Sumber Informasi Kesehatan Reproduksi Terhadap Perilaku Seksual Remaja (SKAP NTB 2019)’, Jurnal Keperawatan Widya Gantari, 8(1). doi: 10.52020/jkwgi.v8i1.7599.
Yunengsih, W. and Setiawan, A. (2021) ‘Contribution of pornographic exposure and addiction to risky sexual behavior in adolescents’, Journal of Public Health Research, 10, pp. 6–11. doi: 10.4081/jphr.2021.2333.
Zohor Ali, A. A. et al. (2021) ‘Internet pornography exposures amongst young people in Malaysia: A cross-sectional study looking into the role of gender and perceived realism versus the actual sexual activities’, Addictive Behaviors Reports, 14, p. 100350. doi: 10.1016/j.abrep.2021.100350.
Copyright (c) 2026 Muhammad Ikhtiar, Nur Ulmy Mahmud

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
1.png)





