Faktor Determinan Kelelahan Kerja pada Tenaga Kesehatan di Ruang Operasi: Studi Cross Sectional di Indonesia

  • Frisca Pricilia Liando Program Studi Kesehatan Masyarakat, Program Pascasarjana, Universitas Sam Ratulangi, Manado, Indonesia
  • Diana Vanda Daturara Doda Program Studi Kesehatan Masyarakat, Program Pascasarjana, Universitas Sam Ratulangi, Manado, Indonesia
  • Jeanette I. Ch. Manoppo Program Studi Kesehatan Masyarakat, Program Pascasarjana, Universitas Sam Ratulangi, Manado, Indonesia
  • Odie Pinontoan Program Studi Kesehatan Masyarakat, Program Pascasarjana, Universitas Sam Ratulangi, Manado, Indonesia
  • Jehosua S. V. Sinolungan Program Studi Kesehatan Masyarakat, Program Pascasarjana, Universitas Sam Ratulangi, Manado, Indonesia
Keywords: Kelelahan kerja, tenaga kesehatan, ruang operasi, shift kerja, beban kerja

Abstract

Kelelahan kerja merupakan masalah penting pada tenaga kesehatan di ruang operasi karena berdampak pada keselamatan pasien, kualitas pelayanan, dan kesejahteraan tenaga kesehatan. Ruang operasi memiliki karakteristik pekerjaan dengan tuntutan fisik dan mental yang tinggi, durasi kerja panjang, serta pengaturan shift yang berpotensi meningkatkan risiko kelelahan kerja. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor determinan kelelahan kerja pada tenaga kesehatan di ruang operasi RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Penelitian ini menggunakan desain survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Seluruh tenaga kesehatan yang bertugas di ruang operasi sebanyak 62 orang dijadikan sampel penelitian. Variabel independen meliputi usia, shift kerja, masa kerja, dan beban kerja, sedangkan variabel dependen adalah kelelahan kerja. Analisis data dilakukan secara bivariat dan multivariat menggunakan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia (p=0,033), shift kerja (p=0,045), masa kerja (p=0,037), dan beban kerja (p=0,005) berhubungan signifikan dengan kelelahan kerja. Variabel yang paling dominan berpengaruh adalah shift kerja (p=0,036; OR: 6,056) dan usia. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa kelelahan kerja pada tenaga kesehatan ruang operasi dipengaruhi oleh faktor individual dan faktor pekerjaan, sehingga diperlukan pengelolaan beban kerja dan pengaturan shift yang lebih optimal untuk menurunkan risiko kelelahan kerja.

References

Ahwal, S., & Arora, S. (2015). Workplace Stress for Nurses in Emergency Department. International Journal of Emergency & Trauma Nursing, 1(2), 17-21.

Antill, S. (2016). Shift Work’s Impact on Patient Safety. Ons Connect, 38-39. Retrieved from http://connect.ons.org/ons-connect-blog/shift-work-nursing-careimpact-on-patient-safety.

Boekoesoe, Lintje., Ekawati Prasetya., Gagarin Gyardani Samani., Zul Fikar Ahmad., Siti Surya Indah Nurdin. (2023). Risk Factors Associated with Work Fatigue Using the Fatigue Assessment Scale (Fas) Method in Construction Workers. Jambura Journal of Epidemiology. 3 (1): 27-36.

Dillingham, J. (2017). Rotating or Fixed Shifts. Retrieved from http://shift-work.com/shift-schedule-issues/rotating-fixed-shifts/.

Ilahi, RS; Yuswanto, TJA; Wiyono, J. (2023). Waktu Pelaksanaan Operasi dan Tingkat Kelelahan pada Perawat di Kamar Operasi RSUD dr. Soedono Madiun. Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes. Volume 14 Nomor 4: 700-704.

Lembang Egla Taruk., Andreas Umbu Roga., Marylin Susanti Junias. (2023). Beban Kerja dan Kelelahan Kerja pada Perawat di Ruang Rawat Inap RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang. Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat SEHATMAS. Vol. 2 (4): 956-965.

Lubis AP., Irina Rr Sinta., Ginting AS. (2023). Characteristics of ICU and Operating Room Patients at Satellite Hospitals Study Program Anesthesiology and Intensive Care Faculty of Medicine Universitas Sumatera Utara. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Abdimas Talenta. Vol. 8 (1): 636-647.

Maharja, R. (2015). Analisis tingkat kelelahan kerja berdasarkan beban kerja fisik perawat di Instalasi Rawat Inap RSU Haji Surabaya. The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health, 4(1), 93-102.

Panjaitan Delita Br., Octavariny Raisha., Bangun Sri Melda Br., Anggi Isnani Parinduri., Ade Julfiani Ritonga. (2021). Hubungan Beban Kerja Dan Masa Kerja Dengan Keluhan Nyeri Leher Pada Penjahit Di Lembaga Latihan Kerja Lubuk Pakam Tahun 2020. Jurnal Kesehatan Masyarakat & Gizi. Vol. 3 (2): 144-148.

Putri Sinta Amalia., Nina., Affan Ahmad. (2024). Karakteristik Individu, Beban Kerja, Dan Lingkungan Kerja Dengan Kelelahan Kerja Pegawai Non Medis Di Rsu Hasanah Graha Afiah. Jurnal Kesehatan Masyarakat ITEKES. Vol. 12 (1): 1-15.

Rahmah Shintia Aditia., Carwadi., Erny Elviany S., Diah Warastuti. (2025). Hubungan Usia, Postur Kerja, Beban Kerja Dan Status Gizi Dengan Kelelahan Kerja Perawat Di Ruang Rawat Inap Rs Mh Thamrin Cileungsi Tahun 2024. Jurnal Ilmiah Kesehatan & Kebidanan. Vol. 14 (1): 22-32.

Santi Ambri., Taufiq Ihsan., Resti Ayu Lestari. (2022). Kajian Pengaruh Faktor Pekerjaan dan Faktor Pekerja terhadap Kelelahan Kerja pada Perawat Rumah Sakit di Indonesia. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia 21(1):63-68.
Published
2025-12-27
How to Cite
Liando, F., Doda, D., Manoppo, J., Pinontoan, O., & Sinolungan, J. (2025). Faktor Determinan Kelelahan Kerja pada Tenaga Kesehatan di Ruang Operasi: Studi Cross Sectional di Indonesia. urnal romotif reventif, 8(6), 1723-1731. https://doi.org/10.47650/jpp.v8i6.2484
Abstract viewed = 99 times
PDF downloaded = 68 times