Analisis Faktor Risiko Konsumsi Alkohol terhadap Hipertensi pada Populasi Lansia (>50 Tahun) di Wilayah Kepulauan: Sebuah Studi Cross-sectional
Abstract
Hipertensi menjadi masalah kesehatan utama lansia yang berkontribusi besar terhadap penyakit kardiovaskular. Di wilayah kepulauan, konsumsi alkohol sebagai faktor risiko perilaku yang dapat dimodifikasi diduga berperan dalam kejadian hipertensi. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan konsumsi alkohol dengan hipertensi pada lansia (>50 tahun) di Kepulauan Talaud. Desain penelitian menggunakan cross-sectional dengan sampel sebanyak 94 lansia yang dipilih secara total sampling di wilayah kerja Puskesmas Dapalan. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur dan pengukuran tekanan darah menggunakan sfigmomanometer terkalibrasi. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dan perhitungan odds ratio (OR). Hasil menunjukkan hubungan yang signifikan antara konsumsi alkohol dan hipertensi (p=0,003). Lansia yang mengonsumsi alkohol memiliki risiko 3,4 kali lebih tinggi mengalami hipertensi dibandingkan yang tidak mengonsumsi (OR=3,40). Disimpulkan bahwa konsumsi alkohol merupakan faktor risiko signifikan terhadap hipertensi pada lansia di wilayah kepulauan. Oleh karena itu, upaya pencegahan melalui edukasi kesehatan dan skrining tekanan darah rutin pada kelompok ini perlu diintensifkan di tingkat pelayanan primer.
References
Hantip, P.C.P., Tira, D.S. and Hinga, I.A.T. (2022) ‘Factors related to incidence of hypertension in elderly’, Timorese Journal of Public Health, 4(1), pp. 22–31.
Hidalgo, I., González, B., Nájera, N., Ceballos, G. and Meaney, E. (2022) ‘A minireview of high blood pressure prevalence in some contemporary hunter or fisher-gatherer communities’, Cardiovascular and Metabolic Science, 33(4), pp. 187–195. https://doi.org/10.35366/109246.
Inyangetuk, R.S. et al. (2024) ‘Prevalence and risk factors of hypertension in Mauritius’, PLOS Global Public Health, 4(12), e0003495.
Inyangetuk, R.S., San Sebastián, M., Heecharan, J., Ori, B., Zimmet, P., Söderberg, S., Tuomilehto, J., Kowlessur, S. and Fonseca-Rodríguez, O. (2024) ‘Prevalence and risk factors of hypertension in Mauritius: A cross-sectional study’, PLOS Global Public Health, 4(12), e0003495. https://doi.org/10.1371/journal.pgph.0003495.
Manongga, E. R., Nelwan, J. E., & Kaunang, W. P. J. (2024). Gambaran Determinan Hipertensi di Puskesmas Amurang Kabupaten Minahasa Selatan. Indonesian Journal of Public Health and Community Medicine, 5(4).
Motoishi, Y. et al. (2021) ‘Oral health-related quality of life and physical frailty’, Journal of General and Family Medicine, 22, pp. 271–277.
Nelwan, J. E. (2022). Epidemiologi penyakit tidak menular. Eureka Media Aksara.
Nelwan, J. E., Mantjoro, E. M., Kaunang, W. P. J., & Tucunan, A. A. (2023). Determinan Hipertensi Di Kabupaten Minahasa Sulawesi Utara. Jurnal Keperawatan, 12(1), 1-8.
Palatini, P. et al. (2017) ‘Alcohol intake and cardiovascular risk’, The American Journal of Medicine, 130(8), pp. 967–974.
Sumampouw, O. J., Pinontoan, O. R., & Nelwan, J. E. (2023). Edukasi dan Promosi Kesehatan dalam Upaya Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 1(9), 2081-2087. Podayow, M.,
World Health Organization (2022) Hypertension. Geneva: WHO.
Xin, W., Xu, D., Dou, Z., Jacques, A., Umbella, J., Fan, Y., Zhang, L., Yang, H., Cai, H. and Hill, A.-M. (2025) ‘Association between chronic diseases and lifestyle risk factors among community-dwelling older adults’, Frontiers in Public Health, 13, 1435385. https://doi.org/10.3389/fpubh.2025.1435385
1.png)





