Evaluasi Manajemen Penyimpanan Obat Berdasarkan Standar Pelayanan Farmasi: Studi Observasional Deskriptif di Rumah Sakit Daerah Kabupaten Sorong
Abstract
Penyimpanan obat yang memenuhi standar memiliki peranan penting dalam menjamin kualitas serta keselamatan pelayanan kefarmasian di rumah sakit. Penyimpanan yang tidak tepat dapat menyebabkan kerusakan obat dan meningkatkan risiko kesalahan penggunaan. Penelitian ini bertujuan untuk menilai sistem penyimpanan obat di Instalasi Farmasi RSUD Kabupaten Sorong. Metode penelitian yang diterapkan adalah deskriptif observasional dengan teknik pengumpulan data berupa lembar observasi yang berisi indikator penyimpanan sediaan farmasi berdasarkan parameter indicator permenkes nomor 72 tahun 2016 tentang standar pelayanan kefarmasian di rumah sakit. Hasil penelitian menunjukkan secara keseluruhan telah memenuhi standar yang berlaku, termasuk persyaratan penyimpanan obat di gudang 83%, sarana penyimpanan 100%, metode penyimpanan 83,3%, komponen penyimpanan 100% dan kesesuaian penyimpanan obat emergensi 100%.
References
Departemen Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Pedoman Pengelolaan Obat di Rumah Sakit. Jakarta: Depkes RI.
Duri, R., & Defi, I. R. (2021). Analisis pengelolaan obat di instalasi farmasi rumah sakit. Jurnal Farmasi Klinik Indonesia, 10(1), 45–52.
Hamid, Z. A., Muchlis, N., & Ikhtiar, M. (2023). Evaluasi Pengelolaan Sediaan Farmasi Di Instalasi Farmasi RSUD Lapatarai Kabupaten Barru. Journal of Muslim Community Health, 4(1), 138-150.
Herlina, A., & Kurniawan, F. (2023). Hubungan sarana prasarana dengan mutu pelayanan farmasi. Jurnal Farmasi Rumah Sakit, 4(1), 12–19.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2016). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 72 Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit. Jakarta: Kemenkes RI.
Komite Akreditasi Rumah Sakit. (2019). Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit (SNARS). Jakarta: KARS.
Munawaroh, S. (2020). Evaluasi sistem penyimpanan obat di instalasi farmasi rumah sakit. Jurnal Ilmu Kefarmasian Indonesia, 18(2), 110–117.
Octavia, D. R. (2019). Evaluasi Penyimpanan Obat di Instalasi Farmasi RSI Nashrul Ummah Lamongan Berdasarkan Standart Nasional Akreditasi RS. SURYA: Jurnal Media Komunikasi Ilmu Kesehatan, 11(01), 27-33.
Pramesti, D., & Lestari, S. (2022). Analisis kesiapan obat emergensi di rumah sakit daerah. Jurnal Pelayanan Kefarmasian, 5(2), 66–73.
Pratiwi, E., Putri, W. S. F., & Husnawati, H. (2022). Gambaran Pengelolaan Penyimpanan Obat di Gudang Farmasi Rumah Sakit Pemerintah Provinsi Riau Tahun 2018. Borneo Journal of Pharmascientech, 6(2), 108-115. https://doi.org/10.51817/bjp.v6i2.391
Primadianti, A., Hasni, N.A.M., & Ulfa, A.M. (2021). Evaluasi Penyimpanan Obat di Instalasi Farmasi RSU Wismarini Pringsewu. Jurnal Farmasi Malayahati, 4(1), 107-115
Ramadhan, M. R., & Usviany, R. (2024). Implementasi penandaan LASA dalam pencegahan medication error. Jurnal Keselamatan Pasien, 6(1), 23–30.
Sari, N., & Putra, A. D. (2019). Manajemen persediaan obat di rumah sakit pemerintah. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia, 7(2), 98–105.
Saputra, Y. D., & Cahyono, D. T. (2022). Evaluasi Sistem Penyimpanan Sediaan Farmasi Di Gudang Farmasi RSPAU dr. S. Hardjolukito Yogyakarta. Medical Sains: Jurnal Ilmiah Kefarmasian, 7(3), 535-542.
Tetuko, A. P., Handayani, D., & Lestari, P. (2023). Pengaruh suhu dan kelembaban terhadap stabilitas sediaan farmasi. Jurnal Farmasi Indonesia, 20(3), 156–163.
Utami, W., & Prasetyo, B. (2020). Evaluasi penyimpanan obat narkotika dan psikotropika. Jurnal Farmasi dan Kesehatan, 9(1), 40–47.
World Health Organization. (2011). WHO Technical Report Series No. 961: Good Storage Practices for Pharmaceuticals. Geneva: WHO.
Yuliana, R., & Hidayat, T. (2021). Sistem FIFO dan FEFO dalam pengelolaan obat. Jurnal Manajemen Farmasi, 11(1), 33–39.
Zulfitri, Sagitasari, Y., & Hussaana, A. (2024). Evaluasi Sistem Penyimpanan Sediaan Farmasi Berdasarkan Standar Pelayanan Kefarmasian Rumah Sakit dan Syariat Islam di RSI Sultan Agung Semarang. Indonesian Journal of Pharmacy and Natural Product, 7(1), 91-100.
Copyright (c) 2026 Kris Theisalexander Taran, Angga Bayu Budiyanto, Irwandi Irwandi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
1.png)





