Pengaruh Seduhan Daun Salam (Syzygium polyanthum) terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Peserta Prolanis Hipertensi: Studi Quasi Eksperimental
Abstract
Hipertensi merupakan kondisi meningkatnya tekanan darah secara menetap yang berisiko menimbulkan komplikasi serius. Salah satu upaya pengendalian yang dapat dilakukan adalah melalui pemanfaatan bahan herbal seperti daun salam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian seduhan daun salam terhadap perubahan tekanan darah pada peserta prolanis hipertensi. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan jenis quasi eksperimen melalui rancangan pre-test and post-test with control group design. Jumlah sampel sebanyak 30 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan dibagi menjadi kelompok kontrol dan kelompok perlakuan. Kelompok perlakuan diberikan seduhan daun salam selama 14 hari, sedangkan kelompok kontrol tidak diberikan perlakuan. Analisis data dilakukan menggunakan uji berpasangan dan uji t-test bebas, serta uji alternatif apabila syarat tidak terpenuhi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata penurunan tekanan darah sistolik pada kelompok perlakuan sebesar 10,60 mmHg, lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol sebesar 5,53 mmHg (p=0,047). Rerata penurunan tekanan darah diastolik pada kelompok perlakuan sebesar 11,07 mmHg, lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol sebesar 5,87 mmHg (p=0,045). Penurunan tekanan darah pada kelompok perlakuan terlihat lebih besar dibandingkan kelompok kontrol. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pemberian seduhan daun salam berpengaruh signifikan dalam menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi.
References
Apriyana, D. N., & Jusmawati, J. (2024). Efektivitas Pemberian Air Rebusan Daun Salam dan Daun Kelor terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia Penderita Hipertensi di PMB Eni Lestari, S.Tr.,Keb BEKASI. MAHESA: Malahayati Health Student Journal, 5(1), 281–292. https://doi.org/10.33024/mahesa.v5i1.16531
Aprine Shofiati, A. P. R. I. N. E. (2024). Hubungan Usia, Jenis Kelamin dan Status Ekonomi Dengan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi di RSU Aghisna Medika Kroya Tahun 2024 (Doctoral dissertation, Universitas Al-Irsyad Cilacap).
Azim, L. O. L. (2022). Pengaruh Pemberian Air Rebusan Daun Salam terhadap Penurunan Tekanan Darah Lansia Penderita Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Wua-Wua Kota Kendari. Jurnal Penelitian Sains Dan Kesehatan Avicenna, 1(2), 6–13.
Dianita, E. M., Praningsih, S., & Diana, R. N. (2024). Jurnal Kesehatan Tambusai, 5(4), 13–13227.
Jala, A. M., Wida, A. S. W. D., & Nababan, S. (2024). Hubungan Kebiasaan Mengkonsumsi Kopi Dengan Kejadian Hipertensi Pada Orang Dewasa di Desa Wolonwalu. Jurnal Keperwatan Dan Kesehatan Masyarakat, 11(2), 68–76.
Kebijakan Pembangunan, B., Kementerian, K., & Ri, K. (n.d.). Survei Kesehatan Indonesia.
Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan.
Nurtanti, S., & Sulistiyoningsih. (2022). Efektivitas Rebusan Daun Salam Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi. Jurnal Keperawatan GSH, 11(2).
Oktafiani, A. (2023). Determinan Kejadian Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Bungkal Kota Sungai Penuh Tahun 2023.
Prayogo, I. D., Rianty, D. A., & Winarno, R. (2025). Efektivitas pemberian rebusan daun salam pada lansia dengan hipertensi dalam menurunkan tekanan darah. JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports, 5(5), 713–720. https://doi.org/10.56922/quilt.v5i5.1586
Ramadani, A., & Ramadhan, A. M. (2025). Efektivitas Ramuan Herbal Sebagai Penurun Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi: Effectiveness of Herbal Conoction as a Blood Pressure Reduce in Patients with Hypertension. Jurnal Sains dan Kesehatan, 6(2), 61-72.
Sari, P. D. P. (2017). Hubungan Program Pengelolaan Penyakit kronis (Prolanis) Terhadap Status Kesehatan Penderita Hipertensi.
Surbakti, J. D. J. B. (2025). Determinan Kejadian Hipertensi di Puskesmas Simpang IV Sipin Tahun 2025.
Widiyono, W., Aryani, A., & Herawati, V. D. (2021). Pemberian air rebusan daun salam (Syzygium polyanthum) dapat menurunkan kadar kolesterol pada lansia dengan hiperkolesterolemia. Holistik Jurnal Kesehatan, 15(1), 39-47.
World Health Organization. (2023). Hipertensi.
Copyright (c) 2026 Yuni Nanda Resta Senda, Lewi Jutomo, Utma Aspatria, Intje Picauly

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
1.png)





