Analisis Tren Indikator Kesehatan Reproduksi Remaja Berdasarkan Data Pelayanan Rutin di Wilayah Kerja Puskesmas Kota Ternate Tahun 2022–2024

  • Muhlisa Muhlisa Program Studi Keperawatan, Poltekkes Kemenkes Ternate, Ternate, Indonesia
  • Fadila Abdullah Program Studi Keperawatan, Poltekkes Kemenkes Ternate, Ternate, Indonesia
  • Amira Bin Seh Abubakar Program Studi Keperawatan, Poltekkes Kemenkes Ternate, Ternate, Indonesia
  • Hetty Astri Program Studi Kebidanan, Poltekkes Kemenkes Jakarta III, Jakarta, Indonesia
Keywords: Kesehatan reproduksi remaja, PKPR, kehamilan remaja, layanan KRR, ternate

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap masalah kesehatan reproduksi, seperti kehamilan usia dini, anemia, serta kebutuhan rujukan ke layanan kesehatan. Data rutin pelayanan kesehatan dapat digunakan untuk mendukung perencanaan program berbasis bukti pada tingkat pelayanan primer. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tren tahunan indikator kesehatan reproduksi remaja dan menguji perbedaan bivariat berdasarkan data pelayanan rutin di wilayah kerja Puskesmas Kota Ternate tahun 2022–2024. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif observasional deskriptif dengan pendekatan data sekunder agregat. Variabel yang dianalisis meliputi kehamilan remaja, persalinan remaja, anemia, layanan kesehatan reproduksi remaja (KRR), rujukan, kelompok umur, dan jenis kelamin. Analisis dilakukan secara univariat serta bivariat menggunakan uji Chi-square dan uji Fisher–Freeman–Halton yang relevan. Hasil menunjukkan bahwa kehamilan remaja relatif stabil pada 18–19 kasus per tahun, sedangkan persalinan remaja pada 15–16 kasus per tahun. Kasus anemia menurun dari 0,27% menjadi 0,04%, dan layanan KRR meningkat dari 1.852 menjadi 5.222 klien. Proporsi pengguna layanan perempuan tidak berbeda bermakna antar tahun (p=0,246). Rasio kehamilan remaja berbeda bermakna (p=0,001), dengan rasio terendah pada 2024, yaitu 3,4 per 1.000 klien. Proporsi anemia juga berbeda bermakna (p=0,019), sedangkan rujukan tidak berbeda bermakna (p=0,311). Temuan ini menunjukkan adanya perubahan pada indikator kesehatan reproduksi remaja seiring peningkatan cakupan layanan KRR, namun tidak dapat dimaknai sebagai hubungan kausal.

References

Blum, R. W., Bastos, F. I., Kabiru, C. W., & Le, L. C. (2012). Adolescent health in the 21st century. The Lancet, 379(9826), 1567–1568. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(12)60407-3

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2017). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. SAGE Publications.

Kemenkes RI, K. R. (2018). Pedoman Pelayanan Kesehatan Remaja 2018. Scribd. https://id.scribd.com/document/489772839/Salinan-Buku-SNPKPR-2018-pdf

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023, December 18). Profil kesehatan indonesia 2022. https://kemkes.go.id/id/profil-kesehatan-indonesia-2022

Muhlisa, M., Amiruddin, R., Moedjiono, A. I., Suriah, S., Hadju, V., Salmah, U., & Hidayanty, H. (2024). Risky reproductive health behavior and information access on adolescents: Mix-method analysis. Science, Engineering and Health Studies, 24050010–24050010. https://doi.org/10.69598/sehs.18.24050010

Neal, S., Matthews, Z., Frost, M., Fogstad, H., Camacho, A. V., & Laski, L. (2012). Childbearing in adolescents aged 12-15 years in low resource countries: A neglected issue. New estimates from demographic and household surveys in 42 countries. Acta Obstetricia Et Gynecologica Scandinavica, 91(9), 1114–1118. https://doi.org/10.1111/j.1600-0412.2012.01467.x

Nurhayati, N., Fatila, N., Utami, R., Afnanin, F. A., & Ramadhan, M. R. (2025). Efektivitas pendidikan kesehatan reproduksi berbasis sekolah: A literature review. Holistik Jurnal Kesehatan, 19(4), 643–652. https://doi.org/10.33024/hjk.v19i4.547

Putra, F., Nengrum, L., Hilmiyah, A., & Samudera, W. (2025). The Effect Of Premarital Sexual Health Education On Adolescents’ Knowledge And Attitudes At Madrasah Aliyah Putri Al-Khoirot Malang. Nurse and Health: Jurnal Keperawatan, 14(2), 179–185. https://doi.org/10.36720/nhjk.v14i2.852

Santrock;, J. (2018). Adolescence 17th edition. McGraw-Hill Education. (United States of America). //simpt.stikesmitrakeluarga.ac.id%2Fcendana%2Findex.php%3Fp%3Dshow_detail%26id%3D6759

Sebayang, W., Gultom, D. Y., & Sidabutar, E. R. (2018). Buku Perilaku Seksual Remaja—Penerbit Deepublish Yogyakarta. https://deepublishstore.com/produk/buku-perilaku-seksual/ (Original work published Deepublish)

Sugiyono, S. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Alfabeta. https://scholar.google.com/scholar?cluster=2944710818333972448&hl=en&oi=scholarr

UNFPA. (2023). World Population Facts. United Nations Population Fund. Population Matters. https://populationmatters.org/lp-the-facts/

Wahyuningsih, S., Widati, S., Praveena, S. M., & Azkiya, M. W. (2024). Unveiling barriers to reproductive health awareness among rural adolescents: A systematic review. Frontiers in Reproductive Health, 6, 1444111. https://doi.org/10.3389/frph.2024.1444111

WHO, W. (2024). Adolescent pregnancy. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/adolescent-pregnancy

World Health Organization. (2024). Guideline on haemoglobin cutoffs to define anaemia in individuals and populations. World Health Organization. http://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK602198/
Published
2026-06-30
How to Cite
Muhlisa, M., Abdullah, F., Abubakar, A., & Astri, H. (2026). Analisis Tren Indikator Kesehatan Reproduksi Remaja Berdasarkan Data Pelayanan Rutin di Wilayah Kerja Puskesmas Kota Ternate Tahun 2022–2024. urnal romotif reventif, 9(3), 448-455. https://doi.org/10.47650/jpp.v9i3.2655
Abstract viewed = 22 times
PDF downloaded = 10 times