Beban Gizi Ganda Pada Remaja SMA di Kota Makassar: Studi Potong Lintang tentang Antropometri dan Faktor Sosial Ekonomi Keluarga

  • Nurleli Nurleli Program Studi Kesehatan Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Makassar, Kota Makassar, Indonesia
  • Andi Sani Silwanah Program Studi Kesehatan Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Makassar, Kota Makassar, Indonesia
  • Nur Asma Wati Program Studi Kesehatan Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Makassar, Kota Makassar, Indonesia
  • Aprianti Arruan Program Studi Kesehatan Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Makassar, Kota Makassar, Indonesia
  • Aksa Aksa Program Studi Kesehatan Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Makassar, Kota Makassar, Indonesia
  • Elizabeth Elsya Masea Program Studi Kesehatan Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Makassar, Kota Makassar, Indonesia
  • Jufri Jufri Program Studi Kesehatan Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Makassar, Kota Makassar, Indonesia
  • Renaldi M Program Studi Ilmu Keperawatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Makassar, Kota Makassar, Indonesia
Keywords: Beban gizi ganda, antropometri, remaja, status gizi, status sosial ekonomi

Abstract

Masa remaja merupakan periode penting yang rentan mengalami masalah gizi, baik kekurangan maupun kelebihan gizi. Penelitian ini bertujuan menganalisis determinan status gizi remaja SMA di Kota Makassar berdasarkan indikator antropometri dan pekerjaan orang tua. Penelitian merupakan penelitian observasional analitik dengan desain potong lintang (cross-sectional). Sampel penelitian berjumlah 200 siswa SMA yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui pengukuran berat badan, tinggi badan, dan Lingkar Lengan Atas (LILA), serta kuesioner karakteristik responden dan pekerjaan orang tua. Status gizi ditentukan berdasarkan IMT/U WHO AnthroPlus dan dianalisis menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki status gizi normal (68,0%). Sebanyak 18 responden (9,0%) termasuk kategori kurus, sedangkan 46 responden (23,0%) termasuk kategori gizi lebih. Analisis bivariat menunjukkan bahwa usia (p=0,038), pekerjaan orang ayah (p<0,001), penghasilan keluarga (p=0,009), dan LILA (p<0,001) berhubungan dengan status gizi remaja, sedangkan jenis kelamin (0,581) dan pekerjaan ibu (0,760) tidak berhubungan dengan status gizi remaja. Disimpulkan bahwa Usia, pekerjaan orang tua, penghasilan keluarga, dan Lingkar Lengan Atas (LILA) berhubungan signifikan dengan status gizi remaja, sedangkan jenis kelamin tidak menunjukkan hubungan yang signifikan.

References

Al Khairiyah, H., Hardinsyah, Dewi, M., Alamsyah, P. R., & Riawan, A. (2025). Differences in the Nutritional and Micronutrient Malnutrition Status Among Primary School Children Aged 8–13 Years in Bogor, Indonesia. Amerta Nutrition, 9(2). https://doi.org/10.20473/amnt.v9i2.2025.234-243

Anam, F. Z. (2025). Hubungan Pengetahuan, Pekerjaan Orang Tua, Pola Konsumsi Makanan dan Riwayat Penyakit Infeksi dengan Status Gizi Remaja di Pondok Pesantren SMP IT Ittihadul Muahidin Kabupaten Pati Jawa Tengah.

Andini, L. I. (2025). Status Sosial Ekonomi sebagai Determinan Status Gizi pada Remaja Putri: Studi di SMA Kota Semarang. Clinergy, 1(2).

Current Nutrition Reports. (2025). Adolescent Nutrition and Health: A Critical Period for Nutritional Intervention to Prevent Long Term Health Consequences. Current Nutrition Reports, 14, 116. https://doi.org/10.1007/s13668-025-00516-3

Ginting, S. M. D., Februhartanty, J., & Khusun, H. (2024). Ultra-processed Food and Beverages Consumption and Its Association with Nutritional Status of Senior High School Students in Pontianak, Indonesia. World Nutrition Journal, 7(2), 90–103. https://doi.org/10.25220/WNJ.V07.i2.0011

Indallah, N. W., & Nurhidayati, S. (2025). Program OSGIRL Tingkatkan Pemahaman Gizi Remaja Putri dengan Skrining IMT dan LILA. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat, 8(7).

Istiqomah, A. (2025). Pemeriksaan Status Gizi Berdasarkan IMT/U dan LiLA untuk Deteksi Dini Status Gizi Tidak Normal dan KEK pada Remaja. Jurnal Vokasi Kesehatan, 4(1), 21–26. https://doi.org/10.58222/juvokes.v4i1.1273

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Laporan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. https://kemkes.go.id/id/survei-kesehatan-indonesia-ski-2023

Ma’rifa, S. C. U. (2025). Gambaran Status Gizi dan Asupan Gizi pada Remaja Putri Kelas XI di SMAN 15 Bandar Lampung Tahun 2025.

Nasution, N., & others. (2024). Hubungan Status Ekonomi Keluarga dengan Status Gizi Remaja Putri. KnE Social Sciences. https://knepublishing.com/index.php/KnE-Social/article/view/16698

Nugroho, A., Setiyo Nugroho, P., Yudhana, A., & Sunarti, S. (2025). Low Economic Level and the Risk of Overweight Among Indonesian Junior and Senior High School Students. Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 20(3), 222–229. https://doi.org/10.7454/kesmas.v20i3.2391

Oddo, V. M., Roshita, A., & Rah, J. H. (2019). Potential interventions targeting adolescent nutrition in Indonesia: A literature review. Public Health Nutrition, 22(1), 15–27. https://doi.org/10.1017/S1368980018002215

Pasaribu, N., & others. (2024). Determinan Status Gizi Remaja dan Faktor Sosial Ekonomi Keluarga. Jurnal Kesehatan Manarang. https://doi.org/10.33490/jkm.v10i2.1404

Patimah, S., Yasin, Y. K., Sharief, S. A., & Rachmat, M. (2026). Determinants of co-occurrence stunting and overweight-obesity in school-aged adolescent females: Faktor determinan kejadian stunting dan overweight-obesitas pada siswi remaja putri. Amerta Nutrition, 10(1), 36–43. https://doi.org/10.20473/amnt.v10i1.2026.36-43

Putri Purba, N., Kirani, N., Sabarita Br Sitepu, A., Risky Siregar, I., Priantono, D., Marienty Partisya, N., & Ayu, D. (2024). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Status Gizi Remaja Mts Al-Washliyah Desa Celawan Kec. Pantai Cermin Kab. Serdang Bedagai. Jurnal STIKES Cendekia Utama Kudus, 13(1).

Rachmi, C. N., Jusril, H., Ariawan, I., Beal, T., & Sutrisna, A. (2021). Eating behaviour of Indonesian adolescents: A systematic review of the literature. Public Health Nutrition, 24(S2), S84–S97. https://doi.org/10.1017/S1368980020002876

Rahmawati, A., & Aruben, R. (2025). Distribusi Frekuensi Karakteristik Keluarga Remaja di Wilayah Posyandu Remaja MAPAN Graha Melasti. Journal of Nutrition College, 14(2), 107–108.

Rodrigues, C. Z., Guarnieri, T., Trude, A. C. B., & Lourenço, B. H. (2025). Long-Term Health Outcomes of the Double Burden of Malnutrition during Childhood: A Systematic Review of Longitudinal Evidence. Nutrition Reviews. https://doi.org/10.1093/nutrit/nuae099

Rousham, E. K., Braune, T., Mori, T. A., Beilin, L. J., & Winpenny, E. M. (2025). Parental and Individual Socioeconomic Position Show Distinct Associations with Trajectories of Diet Quality Across Adolescence and Early Adulthood. Appetite, 214, 108165. https://doi.org/10.1016/j.appet.2025.108165

Sijangga, M. O., Hositanisita, H., Lewis, E. C., & others. (2026). Cross-sectional Study of Prepared Foods Sold in Indonesian School Canteens to Inform Childhood Obesity Programs and Policies. Journal of Nutritional Science, 15, e7. https://doi.org/10.1017/jns.2025.10068

Varamida, V., Soesanti, I., & Intiyati, A. (2025). Description of Nutritional Status Based on MUAC With Adolescent Level of Knowledge About CED and Stunting at SMAN 19 Surabaya. Journal of Nutrition Explorations, 3(1), 47–56. https://doi.org/10.47134/jne.v3i1.68

Viana, R. S., & others. (2025). Worldwide Prevalence of the Double Burden of Malnutrition in Children and Adolescents at the Individual Level: Systematic Review and Meta-Regression. Jornal de Pediatria, 101(2), 158–166. https://doi.org/10.1016/j.jped.2024.08.002

Windaningrum, L. S. (2026). Dampak Produktivitas, Reproduksi, dan Pemulihan pada Remaja dengan Concurrent Stunting–Overweight/Obesity (CSO). Inovasi Kesehatan Global, 3(1), 58–68. https://doi.org/10.62383/ikg.v3i1.2778
Published
2026-10-30
How to Cite
Nurleli, N., Silwanah, A., Wati, N., Arruan, A., Aksa, A., Masea, E., Jufri, J., & M, R. (2026). Beban Gizi Ganda Pada Remaja SMA di Kota Makassar: Studi Potong Lintang tentang Antropometri dan Faktor Sosial Ekonomi Keluarga. urnal romotif reventif, 9(5), 749-761. https://doi.org/10.47650/jpp.v9i5.2693
Abstract viewed = 23 times
PDF downloaded = 21 times