Hubungan Kecemasan dengan Risiko Preeklamsia berdasarkan Skrining pada Ibu Hamil: Studi Cross Sectional di UPTD Puskesmas Siotapina

  • Wa Ode Rahma Dani Poltekkes Kemenkes Kendari, Kendari, Indonesia
  • Aswita Aswita Poltekkes Kemenkes Kendari, Kendari, Indonesia
  • Halijah Halijah Poltekkes Kemenkes Kendari, Kendari, Indonesia
  • Wa Ode Mega Sari Universitas Karya Persada Muna, Muna, Indonesia
  • Nur Juliana Universitas Karya Persada Muna, Muna, Indonesia
Keywords: Kecemasan, ibu hamil, preeklamsia, asuhan antenatal, pelayanan kesehatan primer, cross-sectional study

Abstract

Kehamilan merupakan periode rentan terhadap gangguan kesehatan mental, termasuk kecemasan, berkaitan dengan gangguan hipertensi seperti preeklampsia. Bukti hubungan tersebut dari pelayanan kesehatan primer masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara kecemasan dengan risiko preeklampsia pada ibu hamil di UPTD Puskesmas Siotapina. Jenis Penelitian kuantitatif dengan desain analitik observasional menggunakan pendekatan cross-sectional, dilaksanakan 3–22 Juni 2026, sampel berjumlah 60 ibu hamil dipilih secara accidental sampling. Tingkat kecemasan diukur menggunakan kuesioner HARS, risiko preeklampsia menggunakan lembar skrining Buku KIA, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian mayoritas responden berusia 20-34 tahun (71,7%) berada di trimester II (46,7%), dan berstatus multigravida (66,7%). Sebanyak 56,7% responden mengalami kecemasan dan 36,7% berisiko preeklampsia, proporsi ibu cemas berisiko preeklampsia (52,9%) jauh lebih tinggi dibanding ibu tidak cemas (15,4%). Uji statistik dengan nilai (X2= 8,949; p = 0,003), membuktikan adanya hubungan signifikan antara kecemasan dengan risiko preeklampsia. Oleh karena itu, skrining psikologis rutin dan intervensi dini perlu diintegrasikan ke dalam layanan antenatal.

References

Azizah, Wijayanti, S. P. M., & Rejeki, D. S. S. (2025). The risk and obstetric outcomes of preeclampsia in pregnancies with non-ideal maternal age: a systematic review. Jurnal Kesehatan Ibu Dan Anak, 18(2), 157–171. https://doi.org/10.29238/kia.v18i2.2805

Cong, X., Wang, J., Yang, L., Cui, L., Hua, Y., & Gong, P. (2025). Pregnancy stress in women at high risk of preeclampsia with their anxiety, depression, self-management capacity: a cross-sectional study. Frontiers in Psychology, 16. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2025.1537858

Dachew, B. A., Scott, J. G., & Alati, R. (2021). Hypertensive disorders during pregnancy and perinatal mental health symptoms. Journal of Affective Disorders Reports, 6. https://doi.org/10.1016/j.jadr.2021.100245

Dahlan, M. S. (2014). Statistik untuk kedokteran dan kesehatan: Deskriptif, bivariat, dan multivariat, dilengkapi aplikasi menggunakan SPSS (Edisi 6). Jakarta: Epidemiologi Indonesia.

Dinkes Buton. (2024). Laporan Program Kesehatan Ibu dan Anak Kabupaten Buton Tahun 2024. Pasarwajo.

Forrest, M., Matossian, M., Papacostas Quintanilla, H., Malhamé, I., Montreuil, T., & Daskalopoulou, S. S. (2025). Anxiety and Arterial Stiffness in High-Risk Pregnancies: A Secondary Analysis of a Prospective Cohort Study. BJOG: An International Journal of Obstetrics and Gynaecology, 132(12), 1833–1843. https://doi.org/10.1111/1471-0528.18325

Giménez, Y., González, E., Fatjó, F., Mallorquí, A., Hernández, S., Arranz, A., & Figueras, F. (2025). Anxiety and depression during pregnancy: Differential impact in cases complicated by preeclampsia and preterm premature rupture of membranes. PLoS ONE, 20(4 April). https://doi.org/10.1371/journal.pone.0302114

Hamilton, M. (1959). The assessment of anxiety states by rating. British Journal of Medical Psychology, 32(1), 50–55.

Hezron, T. M., Dewi, Tgk. P., Septivera, Y., Rajuddin, R., & Utami, N. A. (2025). Cortisol and pregnancy-related anxiety in relation to preeclampsia among third-trimester pregnant women: A case–control study from Aceh, Indonesia. Narra J, 5(3). https://doi.org/10.52225/narra.v5i3.2985

Kemenkes RI. (2020). Buku bacaan KIA: Kesehatan ibu dan anak. Jakarta

Kemenkes RI. (2024). Profil Kesehatan Ibu dan Anak Tahun 2024. Jakarta

Nakamura, Y., Okada, T., Morikawa, M., Yamauchi, A., Sato, M., Ando, M., & Ozaki, N. (2020). Perinatal depression and anxiety of primipara is higher than that of multipara in Japanese women. Scientific Reports, 10(1). https://doi.org/10.1038/s41598-020-74088-8

Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi penelitian kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta

Novi Yulianti, & Susanti, S. (2025). Hubungan antara Tingkat Kecemasan Ibu Hamil Trimester III dengan Tekanan Darah selama Kehamilan. Jurnal Siti Rufaidah, 3(2), 49–56. https://doi.org/10.57214/jasira.v3i2.200

Raina, J., El-Messidi, A., Badeghiesh, A., Tulandi, T., Vi-Nguyen, T., & Suarthana, E. (2022). Pregnancy Hypertension and Its Association with Maternal Anxiety and Mood Disorders. American Journal of Obstetrics and Gynecology, 226(1), S255–S256. https://doi.org/10.1016/j.ajog.2021.11.431

Rejnö, G., Lundholm, C., Öberg, S., Lichtenstein, P., Larsson, H., D’Onofrio, B., Larsson, K., Saltvedt, S., Brew, B. K., & Almqvist, C. (2019). Maternal anxiety, depression and asthma and adverse pregnancy outcomes–a population based study. Scientific Reports, 9(1). https://doi.org/10.1038/s41598-019-49508-z

Roberts, L., Henry, A., Harvey, S. B., Homer, C. S. E., & Davis, G. K. (2022). Depression, anxiety and posttraumatic stress disorder six months following preeclampsia and normotensive pregnancy: a P4 study. BMC Pregnancy and Childbirth, 22(1). https://doi.org/10.1186/s12884-022-04439-y

Robson, S. E. , & J. E. (2012). Pathology in the practice of gynecology and obstetrics. Wiley-Blackwell.

Silang, K., Tomfohr-Madsen, L., Maxey, C., Pastuck, M., & Johnson, J. A. (2023). First-trimester preeclampsia screening and prevention: impact on patient satisfaction and anxiety. AJOG Global Reports, 3(2). https://doi.org/10.1016/j.xagr.2023.100205

UPTD Puskesmas Wilayah Kecamatan Siotapina. (2024). Profil Kesehatan dan Register KIA UPTD Puskesmas Wilayah Kecamatan Siotapina.

World Medical Association. (2013). World Medical Association Declaration of Helsinki: Ethical principles for medical research involving human subjects. Jama, 310(20), 2191–2194.

Zainiyah, Z., & Harahap, D. A. (2023). Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Preeklampsi Pada Ibu Hamil Trimester III pada Praktik Mandiri Bidan X di Bangkalan. Jurnal Kesehatan Komunitas, 9(3), 504–511. https://doi.org/10.25311/keskom.vol9.iss3.1533
Published
2026-08-29
How to Cite
Dani, W. O., Aswita, A., Halijah, H., Sari, W. O., & Juliana, N. (2026). Hubungan Kecemasan dengan Risiko Preeklamsia berdasarkan Skrining pada Ibu Hamil: Studi Cross Sectional di UPTD Puskesmas Siotapina. urnal romotif reventif, 9(4), 705-713. https://doi.org/10.47650/jpp.v9i4.2807
Abstract viewed = 44 times
PDF downloaded = 24 times