Hubungan Pola Makan dan Aktivitas Fisik dengan Status Gizi Remaja di SMA PGRI 2 Kota Jambi: Studi Potong Lintang
Abstract
Masa remaja merupakan periode pertumbuhan pesat yang rentan terhadap masalah gizi akibat transisi gaya hidup, perubahan pola makan, dan ketidakseimbangan aktivitas fisik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pola makan dan aktivitas fisik terhadap status gizi remaja di SMA PGRI 2 Kota Jambi. Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional ini dilaksanakan di SMA PGRI 2 Kota Jambi. Sampel penelitian berjumlah 41 siswa yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling dari total populasi 247 siswa. Variabel pola makan diukur dengan kuesioner berskala Likert, aktivitas fisik diukur menggunakan kuesioner Physical Activity Level (PAL), dan status gizi diukur secara antropometri berdasarkan Indeks Massa Tubuh menurut Umur (IMT/U). Analisis data menggunakan uji statistik Chi-Square dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Distribusi status gizi responden sebagian besar berada pada kategori normal (46,3%), dikuti kurus (26,8%), kelebihan berat badan (24,3%), dan sangat kurus (2,4%). Sebagian besar responden memiliki pola makan sehat (58,5%) dan tingkat aktivitas fisik berat (73,1%). Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pola makan dengan status gizi (p = 0,017) serta hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dengan status gizi (p = 0,042) pada remaja. Terdapat hubungan yang signifikan antara pola makan dan aktivitas fisik dengan status gizi remaja di SMA PGRI 2 Kota Jambi.
References
Azzahra, F.L. and Suryaalamsah, I.I. (2024) “Hubungan Pengetahuan Gizi, Pola Makan, dan Aktivitas Fisik dengan Kejadian Status Gizi Lebih pada Remaja di Man 2 Jakarta Timur,” JGK, 16(1), pp. 53–60.
Cespedes, E.M. and Hu, F.B. (2015) “Dietary patterns: From nutritional epidemiologic analysis to national guidelines,” American Journal of Clinical Nutrition, 101(5), pp. 899–900. Available at: https://doi.org/10.3945/ajcn.115.110213.
Damayanti, D. (2020) Aktivitas Fisik Peserta Didik Kelas VII di SMP Negeri 2 Balapulang dalam Upaya Mencegah Wabah Covid-19. Universitas Negeri Yogyakarta.
Dhinda Fitria, Tina Yuli Fatmawati, A. (2026) “Hubungan Aktivitas Fisik dan Pola Makan dengan Kejadian Overweight pada Remaja di SMAN 8 Kota Jambi.,” Jurnal Ilmu Gizi Indonesia, 1(1), pp. 29–34. Available at: https://publications.id/index.php/jigi.
Dieny, F.F. (2014) Permasalahan Gizi Pada Remaja Putri. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Farlina, M., Kusumastuti, I. and Septiawan, C. (2022) “Hubungan Pola Makan, Aktifitas Fisik dan Media Informasi dengan Status Gizi Remaja,” Jurnal Interprofesi Kesehatan Indonesia, 1(4), pp. 164–171. Available at: https://doi.org/10.53801/jipki.v1i4.31.
Kemenkes RI (2019) Laporan Nasional Riskesdas 2018. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kemenkes RI (2024) Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Jakarta: Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan.
Kumala, A., Margawati, A. and Rahadiyanti, A. (2019) “Hubungan antara durasi penggunaan alat elektronik (gadget), aktivitas fisik dan pola makan dengan status gizi pada remaja usia 13–15 tahun,” Journal of Nutrition College, 8(2), pp. 73–80.
Ni Kadek Ayu Wita Dewi (2019) Hubungan Pola Makan dan Aktivitas Fisik dengan Premenstruasi Sindrom pada Mahasiswi Tingkat I di ITEKES Bali. Institut Teknologi dan Kesehatan Bali.
Nisa, H. et al. (2021) “Konsumsi Makanan Cepat Saji, Aktivitas Fisik, dan Status Gizi Remaja di Kota Tangerang Selatan,” Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, 31(1).
Purnomo, W., Susanto, T. and Afandi, A.T. (2024) “Studi Literature Pola Makan dan Pola Aktivitas Fisik pada Remaja dengan Obesitas di Indonesia,” Jurnal Sahabat Keperawatan, 6(1), pp. 115–134.
Rachmi, C.N. et al. (2021) “Eating behaviour of Indonesian adolescents: a systematic review of the literature,” Public Health Nutrition, 24(Lmic), pp. S84–S97. Available at: https://doi.org/10.1017/S1368980020002876.
Ruliyani, H., Amalia, L. and Sulastri, A. (2025) “Hubungan Pola Makan dengan Kejadian Anemia pada Remaja Sekolah,” Jurnal Gema Keperawatan, 18(1), pp. 15–26. Available at: https://scholar.google.com/scholar?hl=en&as_sdt=0%2C5&q=hubungan+pola+makan+dengan+kejadian+anemia+pada+remaja&btnG=.
Saada, S.H., Yuliza, E. and Gunardi, S. (2025) “Hubungan Asupan Gizi Terhadap Tingkat Konsentrasi Belajar Remaja Di Smp 3 Cikalongkulon Cianjur Tahun 2025,” Medic Nutricia Jurnal Ilmu Kesehatan, 22(3), pp. 1–9.
Sofiani, E.K. et al. (2023) “Hubungan Aktifitas Fisik dengan Status Gizi Remaja Usia Sekolah Menengah Pertama,” Indonesian Journal of NutritionScienceandFood, 2(2), pp. 26–31.
WHO (2025a) Global standards for quality health care services for adolescents, World Health Organization. Available at: http://apps.who.int/iris/bitstream/handle/10665/183935/9789241549332_vol1_eng.pdf?sequence=1.
WHO (2025b) Obesity and overweight. Available at: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/obesity-and-overweight (Accessed: May 1, 2026).
Copyright (c) 2026 Liani Setyarsih, Mery Merlisia, Mega Hadi Pangestu

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
1.png)





