Efektivitas Jus Jambu Biji dan Kurma sebagai Intervensi Nonfarmakologis terhadap Kadar Hemoglobin pada Remaja Putri Anemia
Abstract
Anemia pada remaja putri dapat mengganggu konsentrasi, aktivitas fisik, dan kualitas hidup. Penelitian ini menganalisis perubahan kadar hemoglobin (Hb) setelah pemberian jus jambu biji, kurma, dan kombinasi keduanya pada remaja putri anemia di Universitas Negeri Gorontalo. Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain kuasi-eksperimental pretest–posttest dengan kelompok kontrol. Sebanyak 72 responden dianalisis, masing-masing 18 orang pada kelompok jus jambu biji, kurma, kombinasi, dan kontrol. Intervensi diberikan selama 14 hari; Hb diukur sebelum dan sesudah menggunakan alat Hb digital. Perubahan dalam kelompok diuji dengan Wilcoxon Signed-Rank pada ketiga kelompok intervensi dan paired t-test pada kelompok kontrol. Perbedaan perubahan Hb antarkelompok diuji menggunakan Kruskal–Wallis. Rerata Hb meningkat dari 10,6 menjadi 12,1 g/dL pada kelompok jus jambu biji (p = 0,001), dari 10,5 menjadi 12,6 g/dL pada kelompok kurma (p < 0,001), dan dari 10,7 menjadi 12,9 g/dL pada kelompok kombinasi (p < 0,001). Kelompok kontrol tidak menunjukkan perubahan signifikan 11,3 menjadi 11,2 g/dL; p = 0,749). Perubahan Hb berbeda signifikan antarkelompok (H = 35,737; df = 3; p < 0,001; η²H ordinal = 0,481). Kelompok kombinasi menghasilkan kenaikan terbesar secara deskriptif, tetapi belum terbukti lebih unggul secara statistik daripada jus jambu biji atau kurma saja. Intervensi pangan ini berpotensi menjadi pendamping, bukan pengganti, penanganan anemia sesuai indikasi medis.
References
Alami, W., Sarwili, I., & Herliana, I. (2023). Pengaruh pemberian jus jambu biji merah terhadap kadar hemoglobin pada remaja putri di Cianjur. Jurnal Anestesi, 1(4), 216-228. https://doi.org/10.59680/anestesi.v1i4.546
Astuti, S. (2021). Gizi mikro dan peran hematologi dalam kesehatan. Alfabeta.
Beal, T., Massiot, E., Arsenault, J. E., Smith, M. R., & Hijmans, R. J. (2022). Global trends in dietary micronutrient supplies and estimated prevalence of inadequate intakes. The Lancet Global Health, 10(2), e249–e258.
Camaschella, C. (2021). Iron deficiency. Blood, 138(24), 2433–2444. https://doi.org/10.1182/blood.2019000940
Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo. (2026). Data skrining anemia pada remaja putri Provinsi Gorontalo hingga Mei 2026.
Dunn, O. J. (1964). Multiple comparisons using rank sums. Technometrics, 6(3), 241-252. https://doi.org/10.1080/00401706.1964.10490181
Ganz, T., & Nemeth, E. (2022). Iron metabolism: Interactions with normal and disordered erythropoiesis. Cold Spring Harbor Perspectives in Medicine, 12(6), a041702. https://doi.org/10.1101/cshperspect.a041702
Handayani, T. Y., Tarigan, R. A., & Sari, D. P. (2022). Pengaruh jus jambu biji merah (Psidium guajava) terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada remaja putri. Window of Health: Jurnal Kesehatan, 5(2), 177–185. https://doi.org/10.33096/woh.vi.253
Hulalata, W., Nusantari, E., Solang, M., Kumaji, S. S., & Usman, N. F. (2025). Pengembangan modul projek penguatan profil pelajar Pancasila (P5) cegah anemia dengan pangan sehat sebagai upaya dukung cegah stunting di SMA Negeri 1 Suwawa. Biogenerasi: Jurnal Pendidikan Biologi, 10(2), 1441–1448.
Kemenkes RI. (2024). Profil kesehatan Indonesia tahun 2024. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kumaji, S. S., Solang, M., Retnowati, Y., & Akbar, M. N. (2021). Local food-based nutrition interventions for anemia prevention among adolescents. Journal of Nutrition and Metabolism, Article ID 9987342. https://doi.org/10.1155/2021/9987342
Kurniawati, S., & Rahayu, T. (2020). Faktor risiko anemia pada remaja putri: Studi literatur. Jurnal Gizi Klinik Indonesia, 17(3), 140–149.
Lauryn, J., Joprang, F. S., Kurniadi, A., Leonardo, Rinaldi, F. X., Erlina, & Singgih, G. G. (2022). Effectivity of iron supplementation with and without vitamin C for increasing hemoglobin levels among women aged 16–21 years old. Sriwijaya Medical Journal, 5(1), 18–24.
Levimah, L., Febrina, L., Kurniyati, K., Andini, I. F., & Sari, W. I. P. E. (2024). Buah kurma (Phoenix dactylifera) dan kadar hemoglobin pada remaja putri di SMAN 2 Rejang Lebong. Jurnal Ilmu Kesehatan, 8(1), 47–55.
Mawarni, F., Nurhayati, & Putri, H. (2021). Pengaruh pemberian jus jambu biji terhadap kadar hemoglobin pada remaja putri anemia. Jurnal Gizi Indonesia, 9(1), 56–63. https://doi.org/10.31258/jgi.9.1.56-63
Pasricha, S. R., Tye-Din, J., Muckenthaler, M. U., & Swinkels, D. W. (2021). Iron deficiency. The Lancet, 397(10270), 233–248. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(20)32594-0
Piskin, E., Cianciosi, D., Gulec, S., Tomas, M., & Capanoglu, E. (2022). Iron absorption: Factors, limitations, and improvement methods. ACS Omega, 7(24), 20441–20456. https://doi.org/10.1021/acsomega.2c01833
Putri, D., & Yusuf, R. (2022). Kandungan polifenol dan vitamin C buah terhadap penyerapan zat besi non-heme: Tinjauan literatur. Media Gizi Indonesia, 17(2), 88–97.
Safitri, S., & Julaecha, J. (2021). Konsumsi buah kurma meningkatkan kadar hemoglobin pada remaja putri. Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan, 6(1), 127–134.
Sholaikhah Sulistyoningtyas, S., & Rifa’atul, A. (2022). Pemberian jus jambu biji berpengaruh pada kenaikan kadar hemoglobin remaja putri di Asrama Putri SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta. Jurnal Kebidanan Indonesia, 13(1), 86–93.
Solang, M., Nur Akbar, M., Kumaji, S. S., Retnowati, Y., Novariana, V., Zainuddin, A., Santoso, B., Rahim, E., & Isra, M. (2024). Pendampingan penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Prakarya berbasis pemanfaatan pangan lokal cegah anemia di Kabupaten Gorontalo. Jati Emas: Jurnal Aplikasi Teknik dan Pengabdian Masyarakat, 8(1), 17–25.
Tomczak, M., & Tomczak, E. (2014). The need to report effect size estimates revisited: An overview of some recommended measures of effect size. Trends in Sport Sciences, 1(21), 19-25.
Umiyah, A., Qomari, S. N., & Habsyi, D. A. (2021). Pengaruh pemberian sari kurma terhadap kenaikan hemoglobin pada remaja. Jurnal Ilmiah PANNMED, 16(3), 651–655. https://doi.org/10.36911/pannmed.v16i3.1212
WHO. (2024). Anaemia in women and children: Global prevalence and trends. World Health Organization.
Zainuddin, A., Solang, M., Retnowati, Y., Kumaji, S. S., Akbar, M. N., Saman, W. R., Santoso, B., Solikahan, E. Z., & Rahim, E. (2024). Assistance process blood cockle (Anadara granosa) based meatballs as local food to prevent anemia in adolescent girls. Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang, 9(1), 31–41. https://doi.org/10.26905/abdimas.v9i1.11752
Copyright (c) 2026 Shintia Anugerah Pratiwi Machmud, Margaretha Solang, Widy Susanti Abdulkadir, Sunarto Kadir, Laksmyn Kadir

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
1.png)





