Hubungan Dukungan Suami Terhadap Kepatuhan Dalam Melakukan Ante Natal Care di Puskesmas Ponre Kecamatan Gantarang Kabupaten Bulukumba

  • Nurul Hidayah Bohari Akademi Kebidanan Tahirah Al Baeti Bulukumba
  • Haerani Haerani Akademi Kebidanan Tahirah Al Baeti Bulukumba
  • Kurniati Akhfar Akademi Kebidanan Tahirah Al Baeti Bulukumba
Keywords: Dukungan suami, kepatuhan Ante Natal Care

Abstract

Pemeriksaan kehamilan berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan adalah 1 kali pada trimester I, 1 kali pada trimester II dan 2 kali pada trimester III hal ini dilakukan untuk mendeteksi secara dini komplikasi kehamilan melalui program Making Pregnancy Safer (MPS) telah ditetapkan target untuk cakupan K1 95 % dan K4 93 %. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan suami dengan kepatuhan dalam melakukan Ante Natal Care di Puskesmas Ponre Kecamatan Gantarang Kabupaten Bulukumba. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode analitik korelasional dengan rancangan penelitian menggunakan pendekatan Cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil primigravida trimester III yang melakukan pemeriksaan Ante Natal Care di KIA Puskesmas Ponre, Kecamatan Gantarang Kabupaten Bulukumba. Teknik pengambilan sampel menggunakan Accidental Sampling, dan sampel yang diperoleh sebanyak 32 responden. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner dan analisa data untuk variabel bivariat menggunakan uji chi – square. Hasil penelitian menunjukkan dukungan suami berada pada kategori kurang yaitu 20 responden (62,50%), kepatuhan ibu hamil dalam melakukan Ante Natal Care berada pada kategori tidak patuh yaitu 17 responden (53,13 %), dan hasil uji bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan suami dengan kepatuhan dalam melakukan Ante Natal Care dengan nilai p value < dari ά (0,001 <0,05)

References

Armaya, R. (2018). Kepatuhan Ibu Hamil dalam Melakukan Kunjungan Antenatal Care. 07(01), 43–50.

Aryanti. (2020). Hubungan Dukungan SUami Pada Ibu Hamil Terhadap Kunjungan Antenatal Care (ANC) di BPM Soraya Palembang. Cendekia Medika, 5(2), 94–100.

Damayanti. (2018). Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Resiko Tinggi Kehamilan Dengan Kepatuhan Kunjungan Antenatal Care di RSUD Pandan Arang Boyolali.54-64.

Depkes, R. (2020). Pedoman pelayanan antenatal, persalinan, nifas, dan bayi baru lahir.

Dinkes Jatim. (2013). Profil Kesehatan Provinsi Jawa Timur.

Elsidianastika, R. T. (2020). Pengaruh Dukungan Keluarga Terhadap Kunjungan Antenatal Care K4 Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Dintor, Kabupaten Manggarai. Jurnal Wawasan Kesehatan, 5(1), 24–28.

Friedman. (2011). Asuhan Keperawatan Keluarga. EGC.

Hutagaol A. (2015). Hubungan Motivasi Suami Pada Ibu Hamil Terhadap Pemeriksaan Kehamilan (ANC) di Rumah Sakit Imelda Pekerja Indonesia Medan. Jurnal Ilmiah Keperawatan, 1(1).

Orboi, Y. (2019). The Factors Influencing Four Visited Antenatal Care In Primary Health Centre In Sanggeng Manokari District, West Papua Province. International Journal of Science and Healthcare Research, 4(1).

Pramasanthi, R. (2016). Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil dan Dukungan Suami Dengan Kepatuhan Melaksanakan Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K) di Kota Salatiga. Jurnal Ilmiah Keperawatan, 1(4).

World Health Organisation. (2016). Standards For improving quality of maternal and newborn care in health facilities.
Published
2022-08-10
How to Cite
Bohari, N., Haerani, H., & Akhfar, K. (2022). Hubungan Dukungan Suami Terhadap Kepatuhan Dalam Melakukan Ante Natal Care di Puskesmas Ponre Kecamatan Gantarang Kabupaten Bulukumba. urnal romotif reventif, 5(1), 46-51. https://doi.org/10.47650/jpp.v5i1.456