Pengaruh Pelatihan Kader Melalui Blended Learning Terhadap Tingkat Pengetahuan Posyandu Remaja

  • Agnes Erida Wijayanti STIKES Wira Husada Yogyakarta
  • Nur Anisah STIKES Wira Husada Yogyakarta
  • Murgi Handari STIKES Wira Husada Yogyakarta
Keywords: Pelatihan kader, pengetahuan, remaja

Abstract

Remaja adalah sebagai penerus dan calon pemimpin bangsa di masa depan. Posyandu remaja merupakan salah satu bentuk Upaya Kesehatan Bersumber Daya Masyarakat (UKBM) yang diselenggarakan dari,oleh dan bersama mayarakat termasuk remaja dalam penyelenggaraan pembangunan kesehatan, guna memberdayakan masyarakat dan memberikan kemudahan dalam memperoleh pelayanan kesehatan remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan kader melalui blended learning terhadap pengetahuan Posyandu Remaja. Jenis penelitian ini yaitu pre eksperimen dengan rancangan penelitian one group Pretest-Posttest. Sample penelitian ini adalah 30 remaja yang berada di 6 pedukuhan wilayah kerja Puskesmas Depok III Yogyakarta. Analisis data menggunakan uji paired sample t-test, didapatkan skore rata-rata pengetahuan sebelum pelatihan yaitu 17.133 ±1.67 dan rata-rata skor pengetahuan setelah diberikan pengetahuan 20.029± 2,033. Hasil uji beda didapatkan nilai p = 0,000 dengan demikian terdapat perbedaan yang bermakna antara skor pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan pelatihan.

References

Asnuddin A, Sanjaya S. (2018). Hubungan tingkat kecemasan dan Body Images dengan pola makan remaja putri di SMA Negri 2 Sidrap.JIKP J Ilmu Kesehatan Pencerah;7(2):69-77

Ertina, D., et al. (2010) Program peningkatan Kesehatan Remaja melalui Posyandu remaja, Journal of Community Engagement and Employment, 2(1), pp.2-8.

Fitri, Mardiana. (2011). Ketrampilan kader posyandu sebelum dan sesudah pelatihan, Avalaible from: http://journal.unes.ac.id/index.php/kesmas.

Graham, Charles R. 2004. Blended Learning Systems: Definition,Current Trends, and FutureDirections. Dalam Bonk, C.J. & Graham, CR.Eds. Impress”Handbook Of Blended Learning:Global Persepektives,local designs. San Fransisco CA:Pfeiffer Publishing

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (2018) Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Posyandu Remaja. Jakarta:Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Available at: http://kesga.kemkes.go.id/images/pedoman/Petunjuk Teknis Posyandu Remaja.pdf

Lalima, Kiran Lata Dangwal, (2017). “Blended Learning: An Inovative Approach”Universal Journal Of Educational Reserch.

Lina Rihatul. (2016). Pengaruh pembelajatan bauran (blended learning) terhadap motivasi siswa pada materi relasi dan fungsi. Jurnal Ilmiah Pendidikan matermatika Volume 2 nomor 1P-ISSN: 250-7638; E-ISSN: 2502-8391 Available edia. neliti.com/media/publications/91157-ID-pengaruh-pembelajaran-bauran-blended-lea.pdf

Menkes RI (2014) ‘Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No.25 Tahun 2014’. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Available at: http://kesga.kemkes.go.id/images/pedoman/PMK No. 25 ttg UpayaKesehatan Anak.pdf.

Wahyuntari, E dan Ismawarti, I. (2020). Pembentukan Kader Kesehatan Posyandu Remaja Bokoharjo Prambanan. Jurnal Pengabdian Masyarakat (AIPKEMA), 1(1). pp.14-18. Available at: http://www.ejournalaipkema.or.id/aipkema/index.php/jpma/article/view/65.
Published
2022-08-10
How to Cite
Wijayanti, A., Anisah, N., & Handari, M. (2022). Pengaruh Pelatihan Kader Melalui Blended Learning Terhadap Tingkat Pengetahuan Posyandu Remaja. urnal romotif reventif, 5(1), 74-80. https://doi.org/10.47650/jpp.v5i1.513