Faktor Predisposisi Pencegahan Penyakit Rabies di Wilayah Kerja Puskesmas Donggo Kabupaten Bima

  • Ryan Wijaya Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Pancasakti, Makassar
  • Rama Nur Kurniawan Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Pancasakti, Makassar
  • Ivan Wijaya Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Pancasakti, Makassar
Keywords: Pencegahan rabies, pengetahuan, sikap, kepercayaan, lingkungan

Abstract

Penyakit rabies atau penyakit anjing gila merupakan penyakit infeksi akut yang menyerang susunan sistem saraf pusat. Penyakit ini disebabkan oleh virus rabies dan ditularkan melalui gigitan hewan penular rabies (HPR) seperti: anjing, kucing, dan kera. sebagian besar masyarakat memelihara dan memiliki anjing untuk mengusir hama kebun, menjaga rumah, dan untuk berburu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor predisposisi pencegahan penyakit rabies di Wilayah Kerja Puskesmas Donggo Kabupaten Bima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan informan tentang penyakit rabies disebabkan karena gigitan anjing, dengan gejala umum yang timbul seperti sakit kepala, badan panas, demam, badan terasa kaku, dan bahkan kelumpuhan. Sikap informan dalam meminimalisir penyebaran penyakit rabies dengan membuat kadang bagi anjing peliharaan, mengusir anjing liar yang bekeliaran dipemukiman masyarakat, serta menjaga kebersihan lingkungan. Kepercayaan informan ketika terjadi gigitan atau cakaran hewan penular rabies (anjing) dapat dengan mencuci luka dengan sabun dan membalut luka dengan kain bersih. Faktor lingkungan berpengaruh terhadap banyaknya kasus gigitan hewan penular rabies (anjing) di Desa Mbawa karena lingkungan sekitar mayoritas petani, sehingga masyarakat banyak memelihara anjing penjaga. Diharapkan kepada peneliti selanjutnya agar bisa mengembangkan dan melengkapi apa yang menjadi kekurangan dari skripsi ini.

References

Aniq, L., Adil, S. dan Sutiningsih, D. 2020. Pelepasan Rabies di Kabupeten Dompu NTB. Jurnal Kesehatan Masyarakat STIKES Cendekia Utama Kudus. Vol.7, No. 2. P-ISSN 2338-6347.

Dinkes NTB (2019): Kasus Rabies Meluas di NTB https://republika.co.id/berita/pn8fnz384/dinkes-ntb-kasus-rabies-meluas-di-ntb [diakses15/09/2020]

Hoetman E. dkk. (2016) Pengetahuan, Sikap, Dan Perikau Masyarakat Terhadap Penyakit Rabies Di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur: Universitas Katolik Atma Jaya

Huwae L.B.S, Sanki M., Pirsouw, C.S., (2018) gambaran pengetahuan, sikap, dan perilaku masyarakat tentang pencegahan rabies di desa morekau kecamatan seram barat kabupaten seram bagian barat. Universitas pattimura. Maluku. (online)

Irwan. (2017). Etika dan Perilaku kesehatan. Cv.Absolut Media. Yogyakarta

Irwan, S.A., (2020) pencegahan dan penanganan rabies https:// health.kompas.com/read/2020/06/15/150200068/rabies--gejala-penyebab-cara-mengobati-danmencegah?page=all[diakses19/11/202

Dibia, I.N., dkk (2015) Faktor-Faktor Risiko Rabies pada Anjing di Balifakultas veterine medisine unuversitas gajah mada. Yogyakarta

Dinkes LH (2018) Pemberdayaan Lingkungan Hidup Kabupaten Bima

Kemenkes RI (2016) Rabies 2016 Pusat Data Dan Informasi Kementerian Republik RI

Kurniawan, A. (2020). Pengertian Lingkungan Menurut Para Ahli. Guru Pendidikan. Com.Https://Www.Gurupendidikan.Co.Id/Pengertian-Lingkungan [Diakses 19/11 2020]

Lestari, S., permatasari, s. D., & dara, y. P. (2016). bentuk warning label (pictorial, information and question warning label) untuk menurunkan intensi mengkonsumsi mie instan pada mahasiswadi kota malang.Jurnal Psikologi Integratif, 4(2), 148–160.

Mohan, K (2016) sikap dan pengetahuan masyarakat terhadap pencegahan penyakit rabiesdi Kecamatan Banjarangkan Kabupaten Klungkung Bali: Fakultas Kedokteran Udayana

Pewaris, M., dkk (2016) kajian pengetahuan, sikap, dan tindakan masyarakat dalam mewaspadai gigitan anjing sebagai hewan penular rabies (hpr) di kota banda aceh Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh

Siburian, l(2018) Gambaran Pengetahuan Dan Sikap Masyarakat Terhadap Pencegahan Rabies Di Desa Sitinjo Kecamatan Sitinjo Kabupaten Dairi

Sarkim, l., nabuasa, e., & limbu, r. (2010). Perilaku konsumsi mie instan pada mahasiswa fakultas kesehatan masyarakat undana kupang yang tinggal di kos wilayah naikoten 1. Perilaku konsumsi mie instan pada mahasiswa fakultas kesehatan masyarakatundana kupang yang tinggal di kos wilayah naikoten 1, 05.

Suhirman, S., Tahir, T., & Yusuf, S. (2020). Efektifitas ekstrak tanaman jarak pagar (jatropha curcas l.) terhadap penyembuhan luka: literatur review: Effectiveness of Jatropha Curcas L. Extract on Wound Healing: Literature
Review. Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing), 6(2), 184-191.

Tuharea Rosmila, Abdullah Abdi (2017); Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Gigitan Hewan Penular Rabies di wilayah Kerja PuskesmasBere-Bere Kecamatan Morotai Utara Kabupaten Pulau Moritai Tahun 2015; SAINS Vol. XIII

Tjin Willy (2018) https ://www.alodokter.com/rabies [Diakses19/11/2020
Published
2022-08-10
How to Cite
Wijaya, R., Kurniawan, R., & Wijaya, I. (2022). Faktor Predisposisi Pencegahan Penyakit Rabies di Wilayah Kerja Puskesmas Donggo Kabupaten Bima. urnal romotif reventif, 5(1), 32-37. https://doi.org/10.47650/jpp.v5i1.492