Efektivitas Edukasi Berbasis Health Belief Model terhadap Pengetahuan dan Sikap Tenaga Kesehatan dalam Pencegahan Infeksi Tuberkulosis

  • Lumataw Fransisca Priscilia Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Pascasarjana Universitas Sam Ratulangi, Manado, Indonesia
  • Martha Marie Kaseke Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Pascasarjana Universitas Sam Ratulangi, Manado, Indonesia
  • Greta Wahongan Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Pascasarjana Universitas Sam Ratulangi, Manado, Indonesia
  • Josef Sem Berth Tuda Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Pascasarjana Universitas Sam Ratulangi, Manado, Indonesia
  • Oksfriani Jufri Sumampouw Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Pascasarjana Universitas Sam Ratulangi, Manado, Indonesia
Keywords: Eduksai, Health Belief Model, pengetahuan, sikap, tenaga kesehatan

Abstract

Indonesia menempati peringkat kedua kasus Tuberkulosis (TB) tertinggi di dunia, dengan risiko penularan yang signifikan di fasilitas pelayanan kesehatan. Tenaga kesehatan merupakan kelompok berisiko tinggi sehingga penguatan pengetahuan dan sikap pencegahan menjadi sangat penting. Pendekatan edukasi berbasis Health Belief Model (HBM) berpotensi meningkatkan pemahaman dan motivasi tenaga kesehatan dalam menerapkan perilaku pencegahan TB. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas edukasi berbasis Health Belief Model terhadap pengetahuan dan sikap tenaga kesehatan mengenai pencegahan penularan Tuberkulosis Paru di RSUD Provinsi Sulawesi Utara. Penelitian ini menggunakan desain true experimental dengan pendekatan pretest–posttest control group. Sebanyak 60 tenaga kesehatan dibagi menjadi kelompok intervensi dan kontrol melalui simple random sampling. Intervensi edukasi berbasis HBM dilaksanakan dalam tiga sesi terstruktur. Data dianalisis menggunakan uji independent sample t-test, N-Gain score, dan ANCOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok intervensi mengalami peningkatan pengetahuan dan sikap yang signifikan dibandingkan kelompok kontrol (p<0,05), sedangkan kelompok kontrol tidak menunjukkan perubahan bermakna. Edukasi berbasis HBM terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas kognitif dan afektif tenaga kesehatan terkait pencegahan penularan TB Paru. Temuan ini menegaskan bahwa edukasi berbasis teori perilaku perlu diintegrasikan secara sistematis dalam kebijakan promosi dan pencegahan TB di fasilitas pelayanan kesehatan guna memperkuat kepatuhan tenaga kesehatan dan menurunkan risiko penularan nosokomial.

References

Apriani L, et al. Tuberculosis infection control measures and knowledge in primary health centres in Bandung, Indonesia. J Infect Prev 2022;23(2):49–58.

Baussano I, et al. Tuberculosis among health care workers. Emerg Infect Dis 2011;17(3):488–494.

Christina et al. 2021. Efektivitas Pemberian Kesehatan the Health Belief Model Terhadap Pengetahuan Keluarga Tentang Tb Paru di RS TNI Al Dr. Komang Makes Belawan. Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA. 7(2):137-41.

Dinkes Prov Sulut. 2024. Data Insiden TBC Provinsi SULUT. Manado: Dinas Kesehatan Daerah Sulawesi Utara.

Genakama, A. T. (2019). Analisis Faktor yang Berhubungan Dengan Perilaku Pencegahan Penularan TB Paru dengan Pendekatan Health Promotion Model (Doctoral dissertation, Universitas Airlangga).

Lia et al. 2023. Edukasi Teori Health Beliefmodel Pada Pasien Tuberkulosis Di Kecamatan Pancoran Mas Kota Depok. Community Development Journal. 4(2): 2586-9.

Main S, Dwihardiani, et al. 2022. Knowledge and attitudes towards TB among healthcare workers in Yogyakarta, Indonesia. Vol 12 no 3. http://dx.doi.org/10.5588/pha.22.0017 (16/10/2025)

Neherta, N. M., & Refnandes, N. R. (2024). Intervensi Pendidikan Kesehatan: Perlukah Berulang Kali Dilakukan. Penerbit Adab.

Prasetya, J., & Anggraeni, N. A. (2025). Social Support dan Perceived Benefit Berpengaruh Terhadap Kepatuhan Pasien Prolanis di Wilayah Kerja Puskesmas Dlingo Bantul. Jurnal Indonesia Sehat, 4(2), 82-89.

Rayanti, Rosiana Eva, Kristiawan Prasetyo Agung Nugroho, and Shendy Lusynthia Marwa. 2021. “Health Belief Model Dan Management Hipertensi Pada Penderita Hipertensi Primer Di Papua.” Jurnal Keperawatan Muhammadiyah 6(1):19–30. doi: 10.30651/jkm.v6i1.7065.

Urrego-Parra HN, et al. 2023. Validation of an instrument to assess knowledge, attitudes, and practices on tuberculosis among health care workers in Colombia. MedUNAB, vol. 26, 3, pp. 417-431.

Warella, J. C., Kamoda, T. P. R. D., Kailola, N. E., & Tahitu, R. (2024). Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Pencegahan Infeksi Nosokomial pada Tenaga Kesehatan dan Non Kesehatan di Rumah Sakit. Jurnal Kesehatan Terpadu (Integrated Health Journal), 15(1), 41-50.

Yunita, I., Fauziah, D. R., suciyati Sartika, N., Somantri, N. U. W., Rostianti, T., & Suhayati, E. (2025). Transformasi Perilaku Hidup Sehat di Era Digital: Penguatan Health Belief Model untuk Pola Makan Bergizi. Greenbook Publisher.
Published
2025-12-31
How to Cite
Priscilia, L., Kaseke, M., Wahongan, G., Tuda, J., & Sumampouw, O. (2025). Efektivitas Edukasi Berbasis Health Belief Model terhadap Pengetahuan dan Sikap Tenaga Kesehatan dalam Pencegahan Infeksi Tuberkulosis. urnal romotif reventif, 8(6), 1791-1799. https://doi.org/10.47650/jpp.v8i6.2503
Abstract viewed = 11 times
PDF downloaded = 3 times

Most read articles by the same author(s)