Analisis Kelimpahan dan Karakteristik Mikroplastik dalam Air Minum Kemasan di Kota Gorontalo, Indonesia
Abstract
Air minum dalam kemasan (AMDK) merupakan sumber utama air minum masyarakat perkotaan, termasuk di Kota Gorontalo, karena kepraktisan dan kemudahan akses. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keberadaan mikroplastik pada AMDK yang beredar di Kota Gorontalo, meliputi konsentrasi atau kelimpahan, bentuk, warna, dan ukuran mikroplastik. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif observasional dengan metode filtrasi dan identifikasi visual menggunakan mikroskop stereo dengan total sampel yang digunakan sebanyak 5 sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh sampel AMDK (100%) terkontaminasi mikroplastik dengan kelimpahan berkisar antara 0,010–0,030 partikel/mL dan rata-rata 0,019 partikel/mL. Mikroplastik yang ditemukan didominasi oleh bentuk serat (line) dan fragmen, dengan warna hitam dan biru sebagai warna yang paling domSebagian besar partikel mikroplastik memiliki ukuran kurang dari 500 µm. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa AMDK yang beredar di Kota Goroinan. ntalo telah terkontaminasi mikroplastik dengan tingkat kelimpahan yang bervariasi antar merek, sehingga berpotensi menjadi jalur paparan mikroplastik bagi masyarakat.
References
Amir, R. (2023). Factors influencing microplastic contamination in bottled drinking water in Indonesia: A systematic review. BKM Public Health and Community Medicine, 39(10), e7980. https://doi.org/10.22146/bkm.v39i10.7980.
Asosiasi Perusahaan Air Minum Dalam Kemasan Indonesia (ASPADIN). (2023). Aspadin prediksi industri air minum dalam kemasan tumbuh 3–4 persen pada Semester I 2023. Diakses dari media industri AMDK.
Basalama, M. T. R., Kunusa, W. R., & Suleman, N. (2024). Analisis keberadaan mikroplastik pada air dan sedimen di Danau Limboto, Gorontalo. Jurnal Ilmu Lingkungan, 22(2), 110–118.
Characterization of microplastics in bottled drinking water packaged in different materials: a study. (2023). Environmental Science: Water Research & Technology.
Gálvez-Blanca, V., Edo, C., González-Pleiter, M., Fernández-Piñas, F., Leganés, F., & Rosal, R. (2024). Microplastics and non-natural cellulosic particles in Spanish bottled drinking water. Scientific Reports, 14(2234), 1–12. https://doi.org/10.1038/s41598-024-59011-5.
Hossain, M. B., Rahman, M. S., & Rahman, M. M. (2023). Microplastics in bottled drinking water brands: Evidence from South Asia. Frontiers in Environmental Science, 11, 119–127.
Ikhram, M. (2024). Analisis mikroplastik pada air minum dalam kemasan di kota besar Indonesia.Jurnal Metana, 19(1), 45–52.
Jiang, C., Yin, L., Wen, X., & Li, D. (2021). Photodegradation of PET and its environmental significance: A review. Polymer Degradation and Stability, 183, 109469.
Lestari, P., & Trihadiningrum, Y. (2020). The impact of improper solid waste management to plastic pollution in Indonesian waters. Marine Pollution Bulletin, 149, 110505. https://doi.org/10.1016/j.marpolbul.2019.110505.
L. Fendall dan M. Sewell, “Contributing to marine pollutionby washingyour face: microplastics infacial cleansers, Marine Pollution Bulletin, vol. 55, pp. 1225-1228, 2009.
Li, J., Liu, H., & Chen, J. (2023). Microplastics in drinking water and their human health impacts: A review. Water Research, 234, 119978.
Lusher, A. L., Peter H & Jeremy M. (2017). Microplastics in Fisheries and Aquaculture. Roma: Food and Agriculture Organization of the United Nations.
M. N. Abdulloh, Identifikasi Kandungan Mikroplastik Pada Air Minum Isi Ulang Di Kecamatan Gunung Anyar Surabaya, Other thesis: UPN Veteran Jawa Timur, 2020.
M. Syarif, Identifikasi Mikroplastik Pada Air Minum Isi Ulang di Kelurahan Tamangapa Kota Makassar, Skripsi-S1 thesis: Universitas Hasanuddin, 2020.
N. Nor dan J. Obbard, “Microplastics in Singapore's coastal mangrove ecosystem,” Elsevier, vol. 79, no. 1-2, pp. 278-283, 2014.
Sarlin, P. J., Kumar, P., & Rajendran, S. (2024). Occurrence and characterization of microplastics in bottled water brands in South India. Environmental Monitoring and Assessment, 196(8), 999–1012.
S. A. Mason, V. G. Welch dan Joseph Neratko, “Synthetic Polymer contamination in Bottled water,” Frontiers in Chemistry, 2018.
Sekar, V., Sudhakar, K., & Dhanasekar, S. (2024). Microplastic prevalence and human exposure through bottled water: A regional study in Andhra Pradesh, India. Journal of Hazardous Materials Advances, 10, 100345.
Syakti, A. D., Hidayati, N. V., Jaya, Y. V., Siregar, S. H., Yude, R., Suhendy, & Doumenq, P. (2017). Simultaneous grading of microplastic size sampling in the Small Islands of Bintan water, Indonesia. Marine Pollution Bulletin, 122(1–2), 278–285.
Yang, L. (2024). Microplastics in drinking water: A review on methods, evidence and research needs. Environmental Science & Technology, 58(6), 12345–12360.
Copyright (c) 2026 Tiara Nurfadilla Utia, Herlina Jusuf, Ayu Rofia Nurfadillah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
1.png)





