Analisis Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Puskesmas Pante Bidari Aceh Timur

  • Annisa Suriadi Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Aceh
  • Ramadhaniah Ramadhaniah Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Aceh
  • Dedi Andria Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Aceh
Keywords: Sistem, Manajemen Keselamatan, Kesehatan Kerja

Abstract

Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) adalah instrumen yang mencegah terjadinya kecelakaan kerja yang berguna untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja sehingga tempat kerja menjadi aman dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja di Puskesmas Pante Bidari Aceh Timur berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan No 52 Tahun 2018. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang dilaksanakan di Puskesmas Pante Bidari. Penelitian dilakukan secara langsung dengan menggunakan lembar pertanyaan (panduan wawancara), Focus Group Discussion (FGD) dan lembar observasi yang disediakan oleh peneliti. Informan dalam penelitian ini terdiri dari 9 orang. Informan yang dipilih adalah orang yang bisa dan memiliki kredibilitas dalam menjelaskan situasi atau realitas yang relevan dengan penelitian. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Kesesuaian Kebijakan K3 di puskesmas menunjukkan bahwa kebijakan diadaptasi secara konsisten sesuai dengan Peraturan Kementerian No. 52 Tahun 2018 yang berlaku dengan menunjukkan komitmennya dalam menjaga lingkungan kerja agar tetap aman dengan tersedianya dokumen terkait rencana K3 di puskesmas; (2) Perencanaan K3 di puskesmas tidak sepenuhnya sesuai dengan Peraturan Kementerian Kesehatan No. 52 Tahun 2018; (3) Pelaksanaan K3 di puskesmas telah diterapkan di Puskesmas Pantee Bidari; (4) Pemantauan dan evaluasi kinerja pekerja telah diimplementasikan secara rutin; (5) Peninjauan dan peningkatan kinerja K3 di puskesmas menunjukkan bahwa telah diterapkan sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam Peraturan Kementerian No. 52 Tahun 2018.

References

Alfian, A.R., Yeni, D.F. and Anshari, L.H. (2023) ‘Analisis Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Puskesmas Tanah Garam Kota Solok’, Jurnal Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan, 4(1), pp. 23–28. Available at: https://doi.org/10.25077/jk3l.4.1.23-28.2023.

Astari, M.L.M. and Suidarma, I.M. (2022) ‘Implementasi Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (SMK3) pada PT ANTAM Tbk’, Jurnal Manajemen Penelitian Terapan (PENATARAN), 7(1), pp. 24–33.

Desta, Y. and Lendrawati, L. (2023) ‘Analisis Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Di Puskesmas Nan Balimo Kota Solok’, Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (JEBMA), 3(2), pp. 284–296. Available at: https://doi.org/10.47709/jebma.v3i2.2634.

Erawati, W. (2019) ‘Perancangan Sistem Informasi Penjualan Dengan Pendekatan Metode Waterfall’, Jurnal Media Informatika Budidarma, 3(1), p. 1. Available at: https://doi.org/10.30865/mib.v3i1.987.

Fioh, T.M. et al. (2021) ‘Implementasi sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja di Pt. Pln (Persero) Rayon Rote Ndao’, e-Jurnal Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan, 10(1), pp. 37–46. Available at: https://doi.org/10.22437/jels.v10i1.12455.

Hasyti, Y.D. (2019) ‘Manfaat Pemantauan & Pengukuran Kinerja K3 Dalam Kegiatan Pekerjaan’, Geoplanart, 2(1), pp. 57–61. Available at: https://journal.unwim.ac.id/index.php/geoplanart/article/view/135.

ILO (2013) The International Labour Organization, Handbook of Institutional Approaches to International Business. Available at: https://doi.org/10.4337/9781849807692.00014.

Kemenkes RI (2019) ‘Kemenkes RI’, Peraturan Menteri Kesehatan RI No 43 tahun 2019 tentang Puskesmas, Nomor 65(879), pp. 2004–2006.

Kemenkes RI (2023) ‘Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor Hk.01.07/Menkes/165/2023 Tentang Standar Akreditasi Pusat Kesehatan Masyarakat’, pp. 1–194.

Kurnia, M.B. (2020) ‘Faktor-Faktor Penyebab Rendahnya Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) pada Perusahaan Bidang Pekerjaan Konstruksi’, Jurnal Student Teknik Sipil, 2(2), pp. 141–146.

Laranova, A., Afriandi, I. and Pratiwi, Y.S. (2018) ‘Persepsi Tenaga Kesehatan terhadap Penggunaan Alat Pelindung Diri dan Kejadian Kecelakaan Akibat Kerja di Salah Satu Rumah Sakit di Kota Bandung’, Jurnal Sistem Kesehatan, 3(4). Available at: https://doi.org/10.24198/jsk.v3i4.18497.

Nada, F.Q., Denny, H.M. and Setyaningsih, Y. (2020) ‘Implementasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Puskesmas: Studi Kasus di Kabupaten Pekalongan’, Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia, 8(2), pp. 98–104. Available at: https://doi.org/10.14710/jmki.8.2.2020.98-104.

Susanto, A. and Enisah, E. (2020) ‘Evaluation of Occupational Health and Safety Management System (SMK3) Health Service Facilities at Puskesmas Cijagra Lama Bandung City’, Jurnal Aisyah: Jurnal Ilmu Kesehatan, 5(2), pp. 143–151. Available at: https://doi.org/10.30604/jika.v5i2.327.
Published
2024-04-05
How to Cite
Suriadi, A., Ramadhaniah, R., & Andria, D. (2024). Analisis Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Puskesmas Pante Bidari Aceh Timur. urnal romotif reventif, 7(2), 211-221. https://doi.org/10.47650/jpp.v7i2.1190