Strategi Administrasi Kebijakan Kesehatan dalam Peningkatan Kepuasan Pasien di Rumah Sakit Militer: Studi Kualitatif Eksploratif di RS TNI AL dr. Wahyu Slamet, Bitung
Abstract
Rumah sakit dituntut tidak hanya memberikan pelayanan klinis bermutu, tetapi juga menerapkan tata kelola administrasi dan kebijakan kesehatan yang efektif untuk meningkatkan kepuasan pasien. Rumah sakit militer memiliki karakteristik organisasi dan sistem kebijakan yang berbeda dari rumah sakit sipil, sehingga memerlukan kajian khusus. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi administrasi kebijakan kesehatan dalam meningkatkan kepuasan pasien di RS TNI AL dr. Wahyu Slamet Bitung melalui pendekatan kualitatif eksploratif. Data dikumpulkan pada November 2025 melalui wawancara mendalam, observasi non-partisipatif, dan telaah dokumen terhadap informan kunci dari unsur manajemen, administrasi medis, serta pasien atau keluarga, kemudian dianalisis menggunakan analisis konten dengan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi administrasi kebijakan kesehatan diterapkan melalui empat dimensi utama yaitu struktural, operasional, partisipatif, dan evaluative, yang berkontribusi terhadap peningkatan kepuasan pasien melalui penataan struktur dan sumber daya, penyederhanaan alur layanan JKN, penguatan komunikasi dan pelibatan pasien, serta evaluasi mutu berkelanjutan. Namun, masih ditemukan kendala berupa keterbatasan sarana-prasarana, ketidakstabilan integrasi sistem informasi, dan pemanfaatan data umpan balik yang belum optimal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa konsistensi implementasi kebijakan dan pemanfaatan data berbasis mutu merupakan kunci peningkatan kepuasan pasien di rumah sakit militer.
References
Alfian, R., Tamtomo, D., & Murti, S. (2024). Pengaruh administrasi pelayanan terhadap kepuasan pasien di rumah sakit Indonesia. Jurnal Administrasi Kesehatan, 12(2), 45–58.
Izza, L. (2024). Pengaruh Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit terhadap efisiensi administrasi. Jurnal Teknologi Informasi Kesehatan, 8(1), 21–33.
Joint Commission International. (2020). Hospital standards. Illinois: JCI. https://www.jointcommissioninternational.org
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2017). Permenkes No. 308 Tahun 2017 entang Keselamatan Pasien. Jakarta: Kemenkes RI. https://peraturan.go.id/id/permenkes-no-308-tahun-2017
Kurniawan, B. R. (2023). Tinjauan waktu tunggu pelayanan pasien BPJS rawat jalan di RSUP Surakarta [Thesis/skripsi, Universitas Duta Bangsa Surakarta]. Repository Universitas Duta Bangsa Surakarta.
Lukas, J. V., Manoppo, J. I. C., & Rampengan, N. H. (2025). Analisis faktor faktor yang memengaruhi waktu tunggu pelayanan rawat jalan di RSU GMIM Pancaran Kasih Manado. Jurnal Promotif Preventif, 8(5), 1320–1334. https://doi.org/10.47650/jpp.v8i5.2348
Marlina, D. (2021). Strategi administrasi rumah sakit dalam meningkatkan kepuasan pasien. Jurnal Administrasi Rumah Sakit, 9(2), 33–47.
Notoatmodjo, S. (2012). Administrasi dan kebijakan kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta. https://rineka.com/produk/administrasi-dan-kebijakan- kesehatan/ (10/01/2025)
Notoatmodjo, S. (2021). Administrasi dan kebijakan kesehatan (Edisi Revisi). Jakarta: Rineka Cipta. https://rineka.com/produk/administrasi-dan- kebijakan-kesehatan-edisi-revisi/ (10/01/2025)
Nugraheni, T., Zahroh, R., & Hartono, A. (2021). Reformasi administrasi dan efisiensi operasional rumah sakit dalam menghadapi JKN. Jurnal Kesehatan Indonesia, 12(1), 15–28.
Pratiwi, S., Lestari, D., & Hartini, F. (2023). Keterlibatan pasien dalam keselamatan layanan: Pendekatan kualitatif. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 13(2), 101–115.
Rahma, S., & Nismara, R. (2025). Tantangan implementasi kebijakan rumah sakit di Indonesia. Jurnal Kebijakan Publik, 7(1), 25–37.
Rahmawati, D. (2020). Implementasi kebijakan administrasi rawat inap di RSUD Sleman dan pengaruhnya terhadap kepuasan pasien. Jurnal Administrasi Kesehatan, 8(1), 45–59.
Suhairi, Rusdi, dan Suhariyono (2025) melaporkan rata-rata waktu tunggu rawat jalan di Rumah Sakit X sebesar 78,87 menit dan mayoritas responden mengalami waktu tunggu >60 menit.
Sulasiyah, L., Priyanto, A., & Kusuma, W. (2024). Kepuasan pasien terhadap pelayanan administrasi di rumah sakit Indonesia. Jurnal Pelayanan Kesehatan, 8(3), 112–124.
Suryani, L., & Hartono, R. (2024). Implementasi Kebijakan dan Manajemen Kesehatan di Rumah Sakit: Pendekatan Komunikasi dan Struktur Birokrasi. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia, 13(2), 77–89.
Susilo, A., Handayani, D., & Utami, S. (2021). Penguatan Struktur Organisasi Rumah Sakit dalam Rangka Peningkatan Kinerja Pelayanan Kesehatan. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 16(1), 35–48.
Tarukallo, N. M. S., Syaodih, E., & Veranita, M. (2025). Strategi manajemen penanganan klaim pending BPJS: Studi kualitatif di ruang rawat inap penyakit dalam di RSUD Pongtiku Toraja Utara. Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia, 10(5).
Terry, G. R., & Rue, L. W. (2021). Principles of management (13th ed.). New York: McGraw-Hill Education. pp. 10–16, 68–74
The Journal of Health Policy and Management. (2021). Meta-analisis kualitas administrasi rumah sakit dan kepuasan pasien. 6(2), 75–89.
Ulil Amri, A. A., & Nurwahyuni, A. (2024). Analisis klaim pending, verifikasi dan audit pascaklaim Jaminan Kesehatan Nasional. Jurnal Ekonomi KesehatanIndonesia,9(2), Article. https://doi.org/10.7454/eki.v9i2.1132
Wibowo, A. (2020). Kebijakan kesehatan dan administrasi rumah sakit. Jakarta: Salemba Medika, https://www.salembamedika.co.id (10/01/2025)
World Health Organization. (2018). Digital health strategy. Geneva: WHO. https://www.who.int
Wulandari, N., & Sari, P. (2024). Persepsi perawat supervisor terhadap implementasi kebijakan keselamatan pasien di rumah sakit militer. Jurnal Kesehatan Militer, 5(2), 40–52.
Copyright (c) 2025 Sunarty Sunaryo Taniyo, Jeanette I. Ch. Manoppo, Jeini Nelwan, Wulan Pingkan Julia Kaunang, Erwin Gidion Kristanto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
1.png)





